GEMPOL, Radar Bromo-Agenda sejumlah pelajar mengisi waktu liburan dengan mandi di sungai Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan berujung tragedi. Seorang pelajar tenggelam dan ditemukan meninggal.
Insiden memilukan itu terjadi Kamis siang (25/6). Namun, jenazah korban baru ditemukan sekitar pukul 21.50.
Jenazah korban pun lantas dibawa ke RS Bhayangkara, Watukosek, Gempol.
Korban diketahui berinisial DWA, 17, pelajar SMKN 1 Gempol, warga Dusun Tamanan, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol.
"Korban meninggal karena tenggelam saat mandi di sungai. Kejadiannya siang hari, kemudian diketemukannya malam harinya," jelas Ps Kanitreskrim Polsek Gempol Aipda. Heri Susanto.
Sejatinya, korban tak sendirian mandi di sungai siang itu. Ia bersama sejumlah teman-temannya satu sekolah.
Total ada Sembilan orang termasuk korban. Dua diantaranya perempuan. Mereka main di sungai, untuk mengisi waktu liburan sekolah.
"Yang mandi di sungai ada tiga orang, semuanya laki-laki. Dua tertolong dan satu diantaranya dibawah ke rumah sakit terdekat. Kemudian ada satu yang tenggelam yakni korban, diketemukan dan berhasil dievakuasi malam harinya," kata Heri sapaan akrabnya.
Sesampainya di rumah sakit, jenazah korban hanya dilakukan visum luar saja.
Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi. Dari rumah sakit, jasad korban lanjut dibawah kerumah duka dan dimakamkan kemarin pagi (26/6).
"Pihak keluarga menerima kematian korban, dan menolak dilakukan otopsi," tuturnya.
Salah seorang guru SMKN 1 Gempol saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Bromo, membenarkan korban beserta delapan orang temannya tersebut merupakan pelajar SMKN 1 Gempol.
"Saat kejadian diluar sekolah, dan sekolah posisi liburan. Korban dan teman-temannya itu satu kelas, kelas XI naik ke kelas XII," bebernya. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi