Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Rem Nyeplos saat Jalan Menanjak di Kepulungan Gempol Pasuruan, Truk Jalan Mundur lalu Tabrak Warkop-Pagar

Rizal Syatori • Senin, 15 Juni 2026 | 18:05 WIB
HILANG KENDALI: Kondisi truk usai menabrak warkop di Kepulungan, Gempol, Senin siang (15/6). (Rizal Syatori/ Radar Bromo)
HILANG KENDALI: Kondisi truk usai menabrak warkop di Kepulungan, Gempol, Senin siang (15/6). (Rizal Syatori/ Radar Bromo)

 

GEMPOL, Radar Bromo – Akibat mengalami kendala teknis pada sistem pengereman, sebuah truk tronton bermuatan tepung berjalan mundur lalu menghantam teras warung kopi (warkop) serta pagar tembok gudang rongsokan.

Insiden itu terjadi Senin (15/6) siang, di jalur nasional Malang–Surabaya, tepat di depan Pasar Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Insiden kecelakaan tunggal yang terjadi sekitar pukul 12.00, ini sempat memicu kemacetan panjang dari kedua arah.

Hal ini disebabkan oleh posisi badan truk tronton bernomor polisi S 8920 UU tersebut, terhenti dalam posisi melintang. Sehingga menutup total satu ruas jalan nasional dari arah Malang menuju Surabaya.

Pengemudi tronton, Supri, 50, warga Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, menuturkan, peristiwa bermula saat kendaraan besarnya melaju dari arah Surabaya menuju Malang.

Truk tersebut sedang dalam perjalanan untuk mengirim pasokan tepung ke sebuah pabrik roti di Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo.

Baca Juga: Pulang Mendaki Gunung, Remaja asal Sedati Tewas di Jalan Raya Kepulungan Gempol Pasuruan, Vario Mendadak Oleng

"Saat melintas di lokasi, rem angin kendaraan tiba-tiba nyeplos (tidak berfungsi). Akibatnya, kendaraan kehilangan kendali dan langsung berjalan mundur hingga menabrak teras warung dan pagar tembok milik warga," ujar Supri saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP).

Lantaran posisi armada berukuran besar itu menutup akses utama jalan, petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera memberlakukan sistem contraflow (lawan arus) darurat.

Langkah ini dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang mengular.

Insiden ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Karena sopir berhasil keluar dari kabin kemudi, sesaat setelah benturan terjadi.

"Kecelakaan tunggal ini, murni dipicu oleh kendala teknis pada sistem pengereman kendaraan, serta kurangnya kehati-hatian pengemudi dalam mengantisipasi kerusakan. Tidak ada korban jiwa, dampak kerugian sejauh ini hanya berupa materiil bangunan dan bodi kendaraan," papar Anggota Unit Lantas Polsek Gempol Aiptu Kholis. (zal/one)

 

 

Editor : Muhammad Fahmi
#rem nyeplos #kepulungan #kecelakaan tunggal #gempol #jalan mundur