GEMPOL, Radar Bromo–Nahas dialami Nasikin, 53. Warga Dusun Ngering, Desa Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan itu meninggal usai mengalami kecelakaan maut, Minggu (7/6).
Kecelakaan maut itu terjadi di jalan nasional Banyuwangi–Surabaya di Desa Legok, Gempol, pukul 02.00.
Nasikin yang mengendarai motor, tewas di lokasi kejadian setelah motor yang dikendarainya menabrak bagian depan dump truck yang melaju dari arah berlawanan.
Sebelum kecelakaan, korban mengendarai motor Suzuki protolan tanpa nopol dari arah barat menuju timur.
Begitu sampai di lokasi kejadian, tiba-tiba motor korban melaju ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan.
Pada saat yang sama, dari arah berlawanan melaju dump truck nopol N 9438 YF yang disopiri Supatiar, 54, warga Desa Gondosuro, Kecamatan Pasirian, Lumajang.
Tabrakan pun tidak dapat dihindari. Bagian depan motor korban menghantam bagian depan dump truck.
"Motor korban berjalan terlalu ke kanan, kemudian menabrak bagian depan dump truck yang berjalan dari arah berlawanan. Kronologinya seperti itu, dari hasil olah TKP," ujar Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno.
Benturan keras itu menyebabkan korban Nasikin luka berat di kepala dan robek pada kaki kanan. Ia pun meninggal dunia di lokasi kejadian sesaat setelah kecelakaan terjadi.
Petugas kemudian mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara Watukosek, Gempol, untuk menjalani pemeriksaan visum.
Sementara itu, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan dievakuasi dan diamankan ke Pos Lantas Polsek Gempol.
Polisi menduga, kecelakaan terjadi karena korban Nasikin mengantuk dan kurang berhati-hati saat berkendara.
Sehingga motornya bergerak ke jalur kanan dan bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan.
"Dalam kejadian laka lantas ini, pengendara motornya diduga ngantuk dan kurang hati-hati. Penanganan kasus lakanya dalam lidik dan ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan," tegas Joko. (zal/hn)
Editor : Muhammad Fahmi