PANDAAN, Radar Bromo - Puskeswan Pandaan memastikan pasokan sapi dan kambing untuk ibadah kurban tahun ini, dalam kondisi aman dan sehat.
Kepastian itu diberikan, setelah petugas gabungan melakukan pemeriksaan ante-mortem di Pasar Hewan Pandaan, Senin (25/5) pagi.
Dalam inspeksi di Pasar Hewan Pandaan tersebut, tim dokter hewan dan paramedic, memeriksa secara acak kondisi fisik sapi serta kambing yang diperjualbelikan.
Langkah ini diambil, untuk menjamin kelayakan hewan yang akan dikonsumsi masyarakat.
"Fokus utama kami saat ini adalah pemeriksaan ante-mortem, yaitu pengecekan kondisi kesehatan hewan ternak sebelum disembelih," ujar dokter hewan Puskeswan Pandaan, drh. Achmad Arga.
Arga-sapaannya menjelaskan, pemeriksaan ante-mortem mencakup pengecekan gigi untuk memastikan hewan sudah cukup umur (pundak/poel).
Selain itu, petugas juga memeriksa organ luar mulai dari mata, hidung, mulut, hingga kesehatan kulit luar.
"Gerakan ini sudah berjalan sepekan terakhir dan akan terus kami masifkan hingga H-1 Idul Adha. Sasaran kami bukan hanya pasar hewan besar, melainkan juga lapak-lapak musiman di tepi jalan," tambahnya.
Kabar baiknya, dari serangkaian pemeriksaan yang dilakukan, petugas tidak menemukan adanya indikasi penyakit menular berbahaya.
Sapi dan kambing yang dipasarkan di wilayah Pandaan, dinyatakan sehat dan memenuhi syarat syariat Islam.
"Temuan kasus penyakit kulit infeksius (LSD) maupun Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan kurban sejauh ini nihil," tegas Arga.
Kepala Pengelola Pasar Pandaan, Darmaji, memastikan arus masuk hewan ternak ke wilayahnya akan terus dipantau ketat.
Pihaknya berkomitmen penuh untuk menjaga sterilisasi pasar dari potensi penularan penyakit.
"Antisipasi dini terus kami lakukan. Kami berkoordinasi aktif dengan Puskeswan untuk memastikan seluruh hewan yang masuk ke pasar ini benar-benar aman bagi konsumen," beber Darmaji. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin