PURWOSARI, Radar Bromo-Suasana di SDN Purwosari I di Kelurahan/Kecamatan Purwosari sempat dibuat heboh, Senin (18/5) pagi.
Ini setelah lima siswa di sekolah tersebut harus dilarikan ke IGD Puskesmas Purwosari, lantaran mengalami mual dan muntah.
Mual dan muntah itu dialami kelima siswa setelah menenggak susu dari Makan Bergizi Gratis (MBG) sekitar pukul 10.15. Saat itu di sekolah tepat jam istirahat sekaligus makan MBG.
Adanya kejadian ini dibenarkan kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Tri Krisni Astuti.
"Ada lima siswa di SDN Purwosari I mengalami mual dan muntah, diduga keracunan susu MBG. Sudah tertangani oleh medis dan kondisinya telah membaik," jelasnya saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo Selasa (19/5) via telepon.
Saat mengetahui ada siswa yang mengeluh mual dan muntah, pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan SPPG. Selanjutnya membawa para siswa tersebut ke puskesmas Purwosari untuk perawatan medis.
Dinas Pendidikan mendapat laporan dari pihak sekolah, juga menginformasikan sekaligus melaporkan kejadian tersebut ke kepala BGN Kabupaten Pasuruan.
Diketahui SPPG yang mengirim MBG ke SDN Purwosari I. DPPG atau dapur MBG tersebut kabarnya berlokasi di Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari.
"Kejadian tersebut cepat dan langsung ditangani. Bahkan koordinator SPPG mendatangi dari rumah ke rumah guna memastikan mereka benar-benar sehat," tegasnya.
Jawa Pos Radar Bromo siang kemarin (19/5) mendatang SDN Purwosari I untuk konfirmasi dan menemui kepala sekolah.
Namun kepala sekolah tidak ada di tempat. Sejumlah guru menyebut kepala sekolah sedang ada giat rapat di luar. Para guru di sekolah memilih tidak berkomentar terjadi kejadian tersebut.
"Siswanya sudah sehat dan aktifitas sekolah kembali. Sudah ditangani pihak SPPG dan BGN," ucap salah seorang guru enggan disebutkan namanya.
Terkait kejadian ini, Jawa Pos Radar Bromo juga konfirmasi ke Kapolsek Purwosari Iptu. Santy Wijaya dan dibenarkan oleh kapolsek setempat.
"Pasca kejadian, kami sudah datangi ke sekolah dan puskesmas. Ada lima siswa diduga keracunan susu MBG," katanya.
Susu MBG tersebut lanjut ia katakan dalam kemasan kecil. Langsung ditangani SPPG dan BGN, dari pihak korban maupun keluarga tidak ada yang laporan ke polsek tandasnya.
Atas kejadian tersebut, Jawa Pos Radar Bromo juga sempat mengkonfirmasi ke kepala BGN Kabupaten Pasuruan Aisha Rahma Tsania via telepon dan WhatsApp. Hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan belum menanggapi. (zal/fun)
Editor : Fandi Armanto