BEJI, Radar Bromo- Jalan nasional ruas Surabaya-Banyuwangi, Dusun Balongwatu, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, mendadak mencekam. Minggu (17/5) dini hari, sepuluh remaja dan pemuda yang melintas di jalan ini mendadak diserang sejumlah orang tak dikenal.
Syukur, sejumlah warga turun tangan. Mereka turut mengamankan sejumlah remaja. Kasus ini juga dilaporkan ke kepolisian. Anggota Polsek Beji yang mendapatkan laporan adanya pengeroyokan segera merapat ke lokasi kejadian.
Tercatat ada 10 remaja yang diamankan. Dua orang di antaranya mengalami luka-luka.
“Sepuluh remaja diamankan lebih dulu oleh warga. Kemudian, petugas (polisi) datang ke lokasi dan mengamankannya setelah mendapatkan laporan dari warga,” ujar Kapolsek Beji Kompol Akhmad Sukiyanto.
Sepuluh remaja itu mengaku dalam perjalanan pulang dari nonton acara sound horeg di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Di tengah perjalanan, mendadak diserang sekelompk orang tidak dikenal.
Usai mengumpulkan bahan keterangan dari lokasi kejadian, kepolisian membawa para remaja itu Mapolres Pasuruan.
“Dua orang menjadi korban, delapan lainnya menjadi saksi. Korban dan saksi kami bawah ke mapolres. Kasusnya ditangani Satreskrim Polres Pasuruan,” kata Sukiyanto.
Baca Juga: Hendak Padamkan Api, Armada Damkar Pemkab Pasuruan Malah Tabrakan di Beji Pasuruan
Kanit Pidum Satreskrim Polres Pasuruan Ipda Daffa Sava Pradana mengatakan, para korban sudah membuat laporan dan divisum.
Mereka juga sudah dimintai keterangan oleh penyidik. “Kasusnya masih kami selidiki. Korbannya dua orang, sudah laporan dan telah kami visum. Saksi-saksinya ada delapan orang," katanya.
Saat kejadian, kata Daffa, kedua korban bersama delapan saksi itu membawa tiga unit motor. Sebagian mengendarai motor dan sebagian yang lain berjalan kaki.
Kedua korban terluka itu berasal dari Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Masing-masing berinisial RR, 29 dan Rb, 17.
Sedangkan, para saksi, selain dari Kabupaten Pasuruan juga ada yang dari Kota Pasuruan. Di antaranya, ada warga Kecamatan Kejayan berinisial ZF, 20. Lalu, warga Kecamatan Pohjentrek berinisial FR, 16. Berikutnya ada DA, 20, warga Kecamatan Nguling dan SA, 17, warga Kecamatan Rejoso.
Juga ada IR, 19, asal Kota Pasuruan; MRR, 15, warga Kecamatan Pohjentrek; MSA, 18, warga Kecamatan Nguling; dan BRP, 18, warga Kecamatan Gempol. (zal/rud)
Editor : Muhammad Fahmi