Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Truk Kontainer Hantam Pohon di Jalan Menurun Bulukandang Prigen Pasuruan, Sopir dan Kernet Tewas

Rizal Syatori • Rabu, 13 Mei 2026 | 18:18 WIB

 

TERJEPIT: Petugas Satlantas Polres Pasuruan dibantu warga sekitar mengevakuasi sopir dan kernet truk kontainer secara bergantian. Kernet dievakuasi dari parit dan sopir yang terjepit dievakuasi dari ruang kemudi, Selasa (12/5) malam. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)
TERJEPIT: Petugas Satlantas Polres Pasuruan dibantu warga sekitar mengevakuasi sopir dan kernet truk kontainer secara bergantian. Kernet dievakuasi dari parit dan sopir yang terjepit dievakuasi dari ruang kemudi, Selasa (12/5) malam. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)

 

PRIGEN, Radar Bromo Kecelakaan maut terjadi di jalur menurun ruas jalan kabupaten jurusan Dayurejo–Jetak, Desa Bulukandang, Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Selasa malam (12/5), sebuah truk kontainer menghantam pohon di tepi jalan. Menyebabkan sopir sekaligusnya kernetnya tewas di lokasi kejadian.

Dua korban meninggal masing-masing Sugiantoro, 47, dan Erwan Roosadi, 39. Keduanya merupakan warga Kecamatan Bulak, Kota Surabaya.

Saat kejadian, mereka berada di dalam truk kontainer bermuatan kayu Nopol N 8788 UR. Sugiantoro sebagai sopir, sedangkan Erwan Roosadi merupakan kernet sekaligus penumpang kendaraan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo di lokasi kejadian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.30.

Truk kontainer awalnya melaju dari arah selatan ke utara. Yaitu dari pabrik pengolahan kayu di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, dan hendak menuju Surabaya.

Saat sampai di lokasi kejadian, jalan posisinya menurun. Saat itulah, kendaraan tiba-tiba mengarah ke kanan dan menabrak pohon di tepi jalan.

Benturan keras terjadi, membuat bagian depan truk ringsek parah. Lalu, peti kemas yang dibawa terguling melintang hingga menutup sebagian badan jalan.

“Sopirnya terjepit di ruang kemudi. Sedangkan kernet terpental keluar dan masuk ke dalam parit di tepi jalan. Keduanya langsung meninggal di lokasi kejadian,” kata Aipda Sawiwit, anggota Unit Lantas Polsek Pandaan yang ditemui di lokasi kejadian sesaat setelah kecelakaan.

Sementara arus lalu lintas di ruas itu tersendat seketika. Kendaraan dari arah Jetak menuju Dayurejo maupun sebaliknya, melintas secara bergantian. Sambil menunggu proses evakuasi kendaraan selesai dilakukan.

Tak lama setelah kejadian, warga sekitar berdatangan ke lokasi. Petugas Unit Lantas Polsek Pandaan yang sedang piket juga langsung menangani kecelakaan itu.

Proses evakuasi dilakukan secara bertahap. Kernet truk yang terpental ke parit lebih dulu dievakuasi. Kemudian jasadnya dibawa menggunakan ambulans ke RS Bhayangkara Watukosek, Gempol.

Baru kemudian sopir yang terjepit di ruang kemudi, dievakuasi. Karena posisinya terjepit, evakuasi membutuhkan proses lebih lama.

Petugas harus menggunakan forklift dan jip untuk mengeluarkan korban dari ruang kemudi. Upaya ini butuh waktu hampir satu jam.

Begitu berhasil dievakuasi dari ruang kemudi, korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Watukosek, Gempol. Namun kondisinya saat itu sudah meninggal.

“Jumlah korban dalam kecelakaan lalu  lintas ini ada dua orang, kernet dan sopir. Keduanya meninggal dunia di TKP,” tuturnya.

Pada malam itu juga, Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) didampingi petugas Unit Lantas Polsek Pandaan. Dari olah TKP diketahui, sopir kontainer diduga kurang hati-hati saat mengemudi.

“Penyebab kecelakaan diduga sopir kontainer kurang hati-hati, juga kurang mengamati arus lalin di sekitarnya. Penanganan laka selanjutnya dilakukan Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan,” jelasnya. (zal/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#kecelakaan mabuk #pasuruan #kontainer #prigen