Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Lama Tak Terlihat, Lansia asal Kasri Pandaan Pasuruan Ini Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Rizal Syatori • Sabtu, 9 Mei 2026 | 12:39 WIB
EVAKUASI: Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. Lelaki yang diketahui bernama Sajak itu, meninggal dengan kondisi memprihatinkan. (Rizal Syatori/Radar Bromo)
EVAKUASI: Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. Lelaki yang diketahui bernama Sajak itu, meninggal dengan kondisi memprihatinkan. (Rizal Syatori/Radar Bromo)

PANDAAN, Radar Bromo - Suasana tenang di Lingkungan Kasri, Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, mendadak gempar, Jumat (8/5) pagi.

Warga setempat dikejutkan dengan jasad Sajak, 66, yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam rumahnya sendiri sekitar pukul 07.50.

Korban yang selama ini diketahui tinggal sebatang kara tersebut, ditemukan dalam keadaan memprihatinkan.

Semula, warga mencium aroma tidak sedap, seperti bangkai yang menyengat dari arah rumahnya.

Kecurigaan warga semakin menguat, lantaran pintu rumah korban terus tertutup rapat. Apalagi, korban tidak terlihat keluar rumah dalam beberapa hari terakhir.

Merasa ada yang tidak beres, warga segera melaporkan situasi tersebut kepada pihak keluarga dan Polsek Pandaan.

Tak berselang lama, pihak keluarga memutuskan untuk mendobrak pintu rumah.

Saat pintu terbuka, bau menyengat semakin menusuk. Korban ditemukan sudah tergeletak tak bernyawa di lantai kamar, dengan posisi telungkup.

Kondisi jasad dilaporkan sudah membengkak dan mengeluarkan cairan, menandakan korban telah meninggal dunia sejak beberapa hari lalu.

"Korban tinggal seorang diri di rumah tersebut. Saat ditemukan, posisi korban tergeletak dan dipastikan sudah meninggal dunia, akibat penyakit yang dideritanya selama ini," ungkap Kanit Reskrim Polsek Pandaan, Ipda Binsar Manurung.

Sebelum proses evakuasi dilakukan, petugas medis dan kepolisian sempat melakukan pemeriksaan luar pada jasad korban.

Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh pria lansia tersebut.

Jasad korban kemudian dievakuasi menuju RS Bhayangkara Watukosek, Gempol.

"Pihak keluarga telah menerima kematian korban sebagai musibah. Mereka menolak untuk dilakukan otopsi dan telah menandatangani surat pernyataan keberatan," bebernya. (zal/one)

Editor : Jawanto Arifin
#kakek #polsek pandaan #penemuan mayat #lansia