Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Rawan Laka, Lubang Jalan Nasional di Patung Sapi-Bareng Mulai Ditambal

Rizal Syatori • Jumat, 24 April 2026 | 11:43 WIB
DITAMBAL: Pekerja dari BBPJN saat melakukan perbaikan jalan yang mengalami kerusakan. (Rizal Syatori/Radar Bromo)
DITAMBAL: Pekerja dari BBPJN saat melakukan perbaikan jalan yang mengalami kerusakan. (Rizal Syatori/Radar Bromo)

PANDAAN, Radar Bromo - Keresahan masyarakat terkait kondisi aspal yang rusak, di jalur nasional ruas Malang–Surabaya di wilayah Kecamatan Pandaan, mulai mendapat perhatian.

Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Bali akhirnya melakukan perbaikan jalan yang membahayakan tersebut.

Perbaikan itu, seperti yang terpantau kemarin (23/4). Sejak pagi, tim teknis telah terjun ke lapangan untuk menutup titik-titik lubang yang selama ini menjadi momok bagi keselamatan pengendara.

Fokus pengerjaan terkonsentrasi pada ruas vital antara simpang empat Patung Sapi hingga simpang tiga Bareng.

Di area ini, aspal yang berlubang di lajur cepat maupun lambat, mulai dikuliti dan ditambal ulang dengan material baru. Perbaikan dilakukan secara menyeluruh pada kedua arah, baik dari Malang menuju Surabaya maupun sebaliknya.

Kesigapan pembenahan jalan ini dipicu oleh tingginya angka kecelakaan tunggal yang menimpa pengguna jalan.

Khususnya para pemotor yang sering terperosok ke dalam lubang-lubang aspal.

"Biar tidak membahayakan dan memicu kecelakaan lagi, area yang berlubang memang sudah mendesak untuk ditambal," ungkap Aipda Imam, anggota Unit Lantas Polsek Pandaan, yang menyambut baik dimulainya perbaikan tersebut.

Pantauan di lapangan menunjukkan, para pekerja dari Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa-Bali menerapkan standar pengerjaan yang teliti.

Sebelum ditambal, aspal yang rusak dikupas terlebih dahulu, guna memastikan tambalan baru melekat sempurna dan tetap rata dengan permukaan aspal asli.

Bagas, salah satu pekerja di lokasi, menjelaskan tim memprioritaskan area-area paling kritis.

"Kami mulai menyisir dari Patung Sapi sampai Bareng, dengan fokus utama di jalan-jalan turunan, karena di sana risiko paling tinggi. Pengerjaan dilakukan secara maraton agar bisa tuntas secepatnya," tuturnya. (zal/one)

Editor : Jawanto Arifin
#jalan rusak #jalan nasional #perbaikan jalan #bbpjn