PRIGEN, Radar Bromo – Para pecinta alam yang berencana mengisi libur pasca Lebaran dengan mendaki Gunung Arjuno dan Welirang, nampaknya harus bersabar lebih lama.
Hingga saat ini, pihak pengelola memastikan seluruh jalur pendakian menuju dua puncak gagah di Jawa Timur tersebut, masih ditutup rapat untuk umum.
Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Ahmad Wahyudi, menjelaskan, kebijakan ini diambil setelah melalui pertimbangan matang terkait kondisi di lapangan.
Menurutnya, meskipun euforia libur Lebaran masih terasa, faktor keselamatan pendaki tetap menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar.
"Pasca lebaran ini, jalur pendakian Gunung Arjuno dan Welirang memang belum kami buka kembali. Statusnya masih tertutup bagi seluruh aktivitas pendakian umum," ujar Wahyudi.
Ada dua faktor krusial yang melandasi keputusan perpanjangan penutupan ini. Pertama adalah faktor cuaca di area puncak yang dilaporkan masih sering mengalami kondisi ekstrem dan tidak menentu.
Angin kencang serta intensitas hujan yang fluktuatif, dinilai sangat berisiko bagi keselamatan nyawa pendaki.
Faktor kedua adalah komitmen pengelola terhadap pemulihan ekosistem hutan.
Baca Juga: Terdampak Cuaca Ekstrem, Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Tak Kunjung Dibuka
Masa penutupan ini, dimanfaatkan sebagai waktu bagi alam untuk “bernapas” dan meregenerasi vegetasi yang mungkin terdampak oleh aktivitas manusia di musim pendakian sebelumnya.
"Situasi di atas saat ini belum mendukung untuk dibuka kembali. Kami ingin memastikan jalur benar-benar aman sebelum dilewati. Di samping pula, ini adalah waktu penting bagi pemulihan ekosistem di kawasan Tahura," tambahnya.
Penutupan ini berlaku serentak di seluruh pintu masuk resmi, tanpa terkecuali.
Mulai dari jalur di wilayah Malang dan Batu, hingga akses yang berada di Kabupaten Pasuruan seperti pos Tretes, Kecamatan Prigen dan Tambakwatu, Kecamatan Purwodadi.
Mengenai kapan jalur akan kembali dibuka, pihak Tahura belum bisa memberikan tanggal pasti. Mereka masih terus memantau dinamika cuaca dan kesiapan jalur secara berkala.
"Kami akan melihat perkembangan situasi terkini di lapangan. Jika kondisi sudah stabil dan memungkinkan, tentu akan segera kami informasikan kepada publik," paparnya. (zal/one)
Baca Juga: Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup hingga Nataru, Ini Pemicunya
Editor : Moch Vikry Romadhoni