Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Cegah Langganan Banjir, BBPJN Jadwalkan Normalisasi Gorong-Gorong Suwayuwo-Pasuruan

Rizal Syatori • Selasa, 31 Maret 2026 | 10:35 WIB
JALUR NASIONAL: Sejumlah pengendara melintas di jalan nasional Simpang Tiga Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, yang langganan banjir ketika hujan lebat. (RIZAL FAHMI SYATORI/JAWA POS RADAR BROMO)
JALUR NASIONAL: Sejumlah pengendara melintas di jalan nasional Simpang Tiga Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, yang langganan banjir ketika hujan lebat. (RIZAL FAHMI SYATORI/JAWA POS RADAR BROMO)

SUKOREJO, Radar Bromo- Ketika hujan lebat, jalan nasional ruas Malang-Surabaya di Simpang Tiga Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, menjadi langganan banjir. Jalan sering tergenang hingga setinggi lutut orang dewasa.

Kondisi ini sering menyebabkan kemacetan arus lalu lintas. Selain dikeluhkan warga sekitar, para pengguna jalan tak kalah gusar. Terutama pengendara motor dan mobil pribadi.

“Jalan nasional di Simpang Tiga Sukorejo ini langganan banjir saat hujan lebat. Memang durasinya sesaat, tapi mengangggu arus lalu lintas,” ujar Kapolsek Sukorejo AKP Devi Afiyanto.

Penyebab langganan banjir atau genangan air di jalan nasional ini, kata Devi, air dari gorong-gorong di barat jalan sering meluber ke jalan. Menyebabkan jalan tak nyaman dilintasi. Bahkan, sering menimbulkan kemacetan lalu lintas.

Rupanya, masalah ini sudah terpantau oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim Bali ruas Sidoarjo-Kepanjen. Masalahnya ada di gorong-gorong yang tak mampu menampung debit air.

“Kalau kami cek, selama ini debit air dari kampung dan jalan tidak nampung di gorong-gorong yang crossing ke arah utara. Terutama debit air yang dari kampung, airnya deras banget,” ujar Pengawas Lapangan BBPJN Jatim Bali ruas Sidoarjo-Kepanjen Dimas Prasetyo.

Sebagai langkah antisipasi sementara, Dimas mengatakan, pihaknya akan melakukan normalisasi saluran. “Mungkin setelah hari raya ini akan segera kami lakukan normalisasi. Kalau untuk pelebaran, masih belum bisa tahun ini. Penanganan sementara normalisasi saja,” jelasnya. (zal/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#hujan lebat #pasuruan #simpang tiga #nasional #Sukorejo