SUKOREJO, Radar Bromo– Rencana pembangunan jalan tembus Sukorejo, Kabupaten Pasuruan–Kota Batu dipastikan tidak lagi menjadi prioritas Pemprov Jawa Timur. Sehingga peluang realisasinya dinilai semakin kecil.
Penegasan ini disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana.
Menurutnya, saat ini proyek tersebut tidak masuk dalam rencana pembangunan daerah Provinsi Jawa Timur.
“Untuk jalan tembus Sukorejo–Batu, setahu kami bukan lagi jadi prioritas utama. Sehingga sudah tidak ada peluang untuk direalisasikan,” ujarnya.
Jalan tembus tersebut sebelumnya direncanakan memiliki panjang sekitar 33,92 kilometer dan melintasi tiga wilayah. Yaitu, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.
Proyek ini membutuhkan anggaran besar hingga triliunan rupiah, terutama untuk pembebasan lahan dan pembangunan fisik.
Wacana pembangunan jalan ini sempat menjadi perhatian sejak awal digagas sekitar 2015 oleh Pemprov Jawa Timur bersama Pemkot Batu.
Baca Juga: Rencana Pembangunan Jalan Tembus Sukorejo Pasuruan-Batu, Ini Kekhawatiran Pelaku Wisata di Pasuruan
Namun pembahasannya kini meredup dan tidak lagi menjadi fokus pembangunan.
Menurut Bakti, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Timur saat ini, prioritas pembangunan lebih diarahkan pada pembangunan jalan pantai selatan (Pansela). Juga pengembangan angkutan massal.
Meski tidak terealisasi, menurutnya hal itu tidak berdampak signifikan bagi Kabupaten Pasuruan.
Sebab, infrastruktur jalan di kabupaten sudah cukup untuk mendukung mobilitas.
Termasuk keberadaan jalan tol, jalan kolektor nasional, dan jalan poros kabupaten yang telah terhubung. (zal/hn)
Editor : Muhammad Fahmi