PRIGEN, Radar Bromo- Selama Ramadan 1447 Hijriah, okupansi hotel di wilayah Kota/Kabupaten Pasuruan kurang bergairah. Persentasenya jauh dibanding bulan-bulan di luar Ramadan.
“Ramadan tahun ini sama dengan Ramadan tahun kemarin. Pengunjung hotel tetap ada, tapi rendah. Hanya di kisaran 20 persen,” ujar Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Pasuruan Raya Fuji Subagyo, Senin (16/3).
Menurutnya, rendahnya okupansi hotel saat Ramadan, merupakan hal yang wajar. Karena jarang tamu bermalam atau menginap di hotel. Selain itu, juga jarang ada kegiatan bertempat di hotel. Kegiatan wisata juga jauh berkurang.
Fuji mengatakan, pada hari-hari biasa atau di luar Ramadan, okupansi harian hotel rata-rata mencapai 30-40 persen. Termasuk saat weekend. “Okupansi hotel sekitar 20 persen saat Ramadan, itu sudah bagus. Memang trennya seperti itu saat Ramadan. Kondisi ini akan naik kembali saat Lebaran,” ungkapnya. (zal/rud)
Editor : Fahreza Nuraga