Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Istirahat Salat Duhur, Pedagang Kerupuk Mendadak Ambruk lalu Meninggal di Halaman Masjid Al Hidayah Purwodadi Pasuruan

Rizal Syatori • Kamis, 12 Maret 2026 | 18:28 WIB

EVAKUASI: Petugas dibantu warga saat hendak mengevakuasi jenazah Darmawan Tulodo Adi. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)
EVAKUASI: Petugas dibantu warga saat hendak mengevakuasi jenazah Darmawan Tulodo Adi. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)

PURWODADI, Radar Bromo-Perjalanan Darmawan Tulodo Adi, 47 mengais rezeki untuk keluarganya berujung tragedi. Ia meninggal usai beristirahat dan menunaikan salat duhur di halaman masjid.

Pedagang kerupuk asal Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjeng, Kabupaten Malang itu mendadak ambruk di halaman Masjid Al Hidayah, Dusun Parelegi, Desa/ Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Tak berselang lama, Darmawan Tulodo Adi dinyatakan meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian memilukan itu terjadi Kamis (12/3) sekitar pukul 12.30.

Di tengah perjalanannya berdagang kerupuk, Adi berniat beristirahat dan salat duhur.

Adi pun menghentikan laju motornya dari arah Surabaya ke Malang. Ia lantas masuk ke halaman masjid Al Hidayah, di Dusun Parelegi, Desa/ Kecamatan Purwodadi.

Adi lantas melaksanakan salat duhur. Setelah itu, ia berniat untuk kembali melanjutkan perjalanannya.

Namun, saat sedang merapikan keranjang dagangan kerupuk yang ada di motornya, ia tiba-tiba jatuh tidak sadarkan diri.

"Jamaah lainnya dan warga sekitar, langsung menolongnya. Juga ada yang laporan ke polsek,” ujar Kapolsek Purwodadi AKP M. Yusuf.

“Namun, ternyata sudah meninggal dunia. Selanjutnya petugas datang, kemudian jenazah korban dibawa ke Puskesmas Purwodadi," imbuh Yusuf.

Saat dilakukan pemeriksaan luar pada jenazah korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Pihak keluarga pun menerima kematian korban sebagai musibah.

"Menurut keterangan dari pihak keluarga, disebutkan korban mempunyai riwayat sakit jantung dan komplikasi," jelasnya. (zal/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#kepanjen #pasuruan #Salat Duhur #Purwodadi #malang #ambruk #meninggal #masjid #kerupuk