Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dua Remaja Asal Prigen Dibegal di Kawasan Taman Dayu usai Pulang Ngopi, N Max Raib-Perut Disabet Pisau hingga Tergores

Rizal Syatori • Kamis, 26 Februari 2026 | 09:08 WIB

 

TKP: Jalan Taman Dayu, Dusun Sukorame, Desa Durensewu, Kecamatan Pandaan, lokasi pelajar dibegal pada Senin (23/2) malam lalu.
TKP: Jalan Taman Dayu, Dusun Sukorame, Desa Durensewu, Kecamatan Pandaan, lokasi pelajar dibegal pada Senin (23/2) malam lalu.

PANDAAN, Radar Bromo-Aksi kejahatan jalanan di bulan puasa tetap perlu diwaspadai.

Senin (23/2) lalu, dua remaja asal Dusun Cowek, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen.

Saat melintas di jalan beraspal kawasan Taman Dayu, Dusun Sukorame, Desa Durensewu, Kecamatan Pandaan, mereka dibegal.

Dua pelaku tidak hanya berhasil membawa motor NMax yang dikendarai korban. Tapi juga melukai salah satu korban lantaran menyabetkan pisau.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, peristiwa itu dialami Af, 15, dan Ih, 16 sekitar pukul 22.30.

Malam itu keduanya yang masih pelajar, berboncengan mengendarai motor Yamaha N Max nopol N 6418 XL warna putih. Mereka baru saja perjalanan pulang usai dari ngopi di Pandaan.

Saat melintas di jalan beraspal kawasan Taman Dayu, Dusun Sukorame, Desa Durensewu, Kecamatan Pandaan, Af yang mengendarai motor tiba-tiba dipepet dua pelaku yang mengendarai motor jenis bebek.

AF yang terkejut langsung terjatuh bersama motornya dan Ih yang ada di boncengan ke aspal.

Secepatnya, pelaku yang tidak dikenal langsung turun dan mendatangi kedua korban. Mengetahui motornya mau dirampas, Af sempat berusaha mempertahankan motornya dengan melawan.

Nah, saat itulah salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam (sajam) berupa sebilah pisau.

Tanpa banyak bicara, pelaku menyabetkan pisau kea rah perut Af. "Akibatnya Af luka gores di perutnya.

Af dan Ih kemudian pasrah dan tidak melawan, lalu motor dibawa kabur menuju ke arah selatan atau Prigen," kata Hariono, pemilik motor sekaligus bapak dari Ih, ditemui koran ini di rumahnya Rabu (25/2).

Sesaat setelah kejadian, kedua korban sempat melaporkan peristiwa yang menimpanya ke satpam di Taman Dayu. Malam itu juga dilanjut laporan ke Polsek Pandaan.

"Kronologis singkat kejadiannya seperti itu, untuk detailnya saya kurang tahu. Sebagai orang tua korban, berharap pelaku begalnya terungkap dan tertangkap," ujarnya.

Terkait kasus begal tersebut, Jawa Pos Radar Bromo juga melakukan konfirmasi ke Kapolsek Pandaan Kompol Slamet Prayitno.

"Selain imbauan, pihak kepolisian terus meningkatkan giat patroli pada jam-jam rawan. Kami masih terus melakukan penyelidikan dengan tim reskrim polres," katanya singkat. (zal/fun)

 

Editor : Abdul Wahid
#taman dayu #Nmax #Pandaan #begal