Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ratusan KK di Gempol Pasuruan Terimbas Banjir, Jalan di Viaduk juga Tergenang

Rizal Syatori • Kamis, 5 Februari 2026 | 14:32 WIB

Seorang bocah melintasi jalanan perkampungannya yang terendam banjir. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)
Seorang bocah melintasi jalanan perkampungannya yang terendam banjir. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)
 

GEMPOL, Radar Bromo-Aktivitas sejumlah warga di Desa/ Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan terganggu. Sebab, jalan perkampungan dan rumah warga masih terendam banjir.

Sejumlah wilayah yang terendam banjir itu diantaranya, Dusun Tanjung, Gempol, Wonoayu dan Patuk.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, hingga Kamis pagi (5/2) sekitar pukul 08.00, ketinggian air masih mencapai 50-60 sentimeter.

"Rabu (4/2)  baru surut, sore hujan dan malam air naik lagi. Sekarang mulai surut sedikit," kata Sekdes Gempol Makful Arif.

Makful –sapaan akrabnya- menuturkan, mulai akhir pekan lalu, tepatnya sejak Sabtu malam (31/1) di Desa Gempol sudah banjir. Kemudian berangsur-angsur mulai surut airnya.

"Terkini, banjirnya ini mulai Rabu malam (4/2). Lalu hujan lebat dan banjir lagi sampai sekarang," ungkapnya.

Saat ini, terdata ada ratusan KK warga yang terdampak banjir. Kamis (5/2) juga mulai dibuka dapur umum di Balai Desa Gempol.

Sementara itu, bersamaan banjir di Desa/ Kecamatan Gempol, jalan nasional ruas Surabaya-Banyuwangi di viaduk, Desa/ Kecamatan Gempol juga terdampak tergenang air.

Kamis pagi, ketinggian airnya mencapai sekitar 30-40 sentimeter. Meskipun tergenang air, pengguna jalan tetap melintas baik dari arah timur ke barat dan sebaliknya. Termasuk motor.

"Jalan nasional di viaduk Gempol juga tergenang air, sejak Rabu malam (4/2). Untuk debit air belum ada penurunan sampai dengan Kamis pagi (5/2). Arus lalu lintas sedikit melambat," kata Kris, warga sekitar.

Terpisah, kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariadi menjelaskan, pihaknya telah merespons banjir di wilayah Gempol. Untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, telah didirikan dapur umum di balai desa setempat.

"Sesuai permintaan Kades Gempol, kami akan kirim peralatan dapur. Sekaligus logistik untuk keperluan di Gempol. Sebelumnya, kami sudah suplai bahan makanan yang lain dan alat kebersihan," terangnya.

Selain di Desa / Kecamatan Gempol, banjir juga terjadi di Desa Kedungringin dan Desa Kedungboto, Kecamatan Beji.

"Penyebabnya karena cuaca ekstrem, drainase kurang memadai. Juga masih ada sungai yang dangkal," ungkap mantan Camat Purwosari ini. (zal/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#banjir #pasuruan #tergenang #gempol #Viaduk