PRIGEN, Radar Bromo-Agenda S, 45 dan P, 38 trail run menyusuri hutan di Blok Trenggiling, Desa Jatiarjo, Prigen, Kabupaten Pasuruan, bakal jadi salah satu momen tak terlupakan bagi keduanya.
Sebab, saat asyik menyusuri hutan, perhatian keduanya tertuju pada sosok yang tergeletak di tengah hutan.
Penasaran, keduanya pun mendekat. Saat itulah diketahui bahwa mereka menemukan sosok jenazah, Senin (2/2) siang itu.
Jenazah itu ditemukan di lahan perhutanan sosial, Blok Trenggiling.
"Saat ditemukan saksi, siang itu keduanya sedang jogging di hutan. Korban posisi terlentang tidak sadarkan diri, di dekat kolam tadah hujan. Ternyata sudah meninggal dunia," beber Kapolsek Prigen AKP Mulyono.
Selanjutnya, S dan P melaporkan apa yang baru saja mereka lihat ke warga lainnya. Laporan itu lantas dilanjutkan perangkat desa setempat ke polisi.
Tak lama berselang, petugas dari polsek setempat beserta Tim Inafis dari Polres Pasuruan tiba di rumah duka.
Termasuk pula bidan desa setempat juga datang, melakukan pemeriksaan luar pada jasad korban.
Jenazah itu diidentifikasi sebagai Tajuri Sujarwadi, 48, warga Dusun Tegal Kidul, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen.
"Dari pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi, menyadari dan menerima kematian korban karena sakit. Diduga sakit jantung," tuturnya.
Informasi dihimpun dilapangan, sebelum ditemukan meninggal di dalam hutan, korban sekitar pukul 07.00 pagi berangkat ke hutan masuk perhutanan sosial, lokasinya di Blok Tenggiling, berada di lereng Gunung Arjuno.
Korban saat itu pamitan hendak membuat kolam tadah hujan, di lahan garapannya sendiri. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi