SUKOREJO, Radar Bromo-Kecelakaan maut terjadi di tol Pandaan-Malang. Sebuah pikap hilang kendali dan terguling di tol Pandaan-Malang KM 62/400- B, Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.
Seorang korban tewas dan dua lainnya alami luka-luka dalam kecelakaan yang terjadi Kamis siang (22/1), sekitar pukul 13.15 itu.
Pikap yang mengalami hilang kendali itu bernopol L 8266 BK dengan muatan tabung oksigen.
Informasi dihimpun koran ini dari Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan, siang itu pikap berjalan dari arah selatan ke utara atau arah Malang ke Pandaan.
Pikap dikemudikan Sandi Lutfi Hardiansyah, 23, asal Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.
Sandi Lurfi bersama dua penumpang yang sama-sama duduk di depan. Yakni Dhino Aryo Wicaksono, 25, asal Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo dan Idam Zumar Abdillah, 20, asal Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
"Sesampainya di TKP, pikap roda belakang kiri meletus atau pecah. Sopir tidak bisa menguasai laju kendaraannya, kemudian oleng ke kanan menabrak pembatas jalan tengah dan terguling," terang Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Iptu. Gagah Ananda Faizal.
Akibatnya, penumpang bernama Idam Zumar Abdillah meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazahnya lantas dievakuasi ke RS. Bhayangkara, Watukosek, Gempol.
Sedangkan untuk sopir pikap dan satu penumpang lainnya, sama-sama mengalami luka-luka.
Keduanya dievakuasi dan perawatan medis di RS. Mitra Sehat Medika Pandaan.
Sementara kendaraan pikapnya alami kerusakan bodi depan ringsek, kaca depan pecah dan rodak belakang kiri kempes.
"Faktor penyebab lakanya diduga karena sopir pikapnya kurang hati-hati, juga satu bannya pecah atau meletus. Kasus lakanya dalam lidik," tegasnya. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi