PANDAAN, Radar Bromo-Agenda Akhmad Rizki Wijaya, 23, mencari ikan dengan nyetrum di sungai berujung tragedi. Pemuda asal Dusun Tenggulunan, Desa Tunggulwulung, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan itu didapati tewas kesetrum oleh alatnya sendiri.
Insiden memilukan itu terjadi Minggu (4/1), sekitar pukul 14.30 sore.
Informasi yang dihimpun, sore itu Rizki mencari ikan di sungai Dusun Tenggulunan, Desa Tunggulwulung, Kecamatan Pandaan.
"Korban meninggal dunia diduga akibat tersengat listrik, saat mencari ikan disungai atau TKP. Korban mencari ikannya menggunakan aki basah," terang Kanitreskrim Polsek Pandaan Ipda. Binsar Manurung.
Korban sendiri berangkat dari rumah sekitar pukul 11.30. Ia pamitan ke ibunya berangkat mencari ikan. Ia janji pukul 14.00 sudah pulang.
Namun sampai dengan pukul 14.00 siang, Rizki tidak kunjung pulang.
Akhirnya ibu korban bersama pamannya keluar mencari korban ke sungai. Cuaca kala itu masih gerimis dan air sungai belum deras.
"Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia dan mengapung di pinggir sungai dengan posisi terlentang. Ransel listrik aki masih menempel di punggung kondisi tenggelam," beber Binsar.
Selanjutnya, dari TKP jenazah korban kemudian dievakuasi oleh warga. Lalu, dibawa ke rumah duka. Malam harinya, korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) dusun setempat.
"Pihak keluarga menerima kematian korban, karena musibah. Juga membuat surat pernyataan menolak dilakukan otopsi," ungkap Binsar. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi