PANDAAN, Radar Bromo - Sambaran petir yang mengenai atap Balai Desa Tunggulwulung, Kecamatan Pandaan, Jumat (21/11), membuat pendopo setempat tak bisa difungsikan.
Pasalnya, tak hanya membuat ratusan genteng pendopo runtuh. Tapi juga, kayu penyangga dan balok cornya hancur. Selain itu, plafon juga jebol.
Meski begitu, kegiatan masyarakat tetap jalan. Meski akhirnya, dialihkan ke pelataran balai desa.
"Untuk kegiatan yang melibatkan warga, seperti pembagian bansos, musyawarah dan lain-lain, sementara di pelataran yang ada," terang Kepala Desa Tunggulwulung, Agung Fatkhurohman.
Ia menambahkan, sambaran petir tersebut, juga membuat dua unit komputer untuk pelayanan di kantor desa, rusak.
Termasuk pula tiga unit CCTV. Sehingga untuk pelayanan administrasi kependudukan, berupa layanan Pak Ladi, ikut kantor kecamatan.
"Perbaikan atap pendoponya belum bisa kami lakukan. Mudah-mudahan segera diperbaiki dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Kabupaten Pasuruan. Karena keberadaan dan fungsi pendopo sangatlah penting, terutama untuk kegiatan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan Agus Mashadi menuturkan, perbaikan terkait menggunakan dana BTT bukan kewenangan dari instansinya.
Melainkan, kewenangan BPBD dan Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan. "Nanti saya sampaikan ke kepala OPD-nya," imbuhnya singkat. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin