Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tergerus Hujan, Tebing Jalan Nasional Surabaya-Malang di Purwodadi Pasuruan Ini Ambrol, BBPJN Lakukan Perbaikan Sementara

Rizal Syatori • Rabu, 26 November 2025 | 14:25 WIB

 

AKIBAT TERGERUS: Tembok penahan jalan nasional ruas Malang - Surabaya, di tepi sungai di Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi yang ambrol.
AKIBAT TERGERUS: Tembok penahan jalan nasional ruas Malang - Surabaya, di tepi sungai di Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi yang ambrol.

PURWODADI, Radar Bromo – Pengendara yang kerap melintas di jalan nasional ruas Surabaya - Malang, harus hati-hati.

Ini karena ada tebing di tepi jalan nasional yang berada di tepi sungai mengalami ambrol. Lokasinya di Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo di lokasi Selasa pagi (25/11), pipa PVC milik Perumdam Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan juga terputus. Termasuk

pagar pembatas jalan atau guadril, tiang peyangganya lepas.

"Informasi dari warga sekitar, kejadian ambrolnya TPT jalan nasional tersebut diketahui Senin petang (24/11) bersamaan hujan lebat," kata Kades Parerejo M. Maskur.

Pagi harinya, di lokasi dipasang police line sekaligus sebagai penanda oleh petugas dari Polsek Purwodadi saat melakukan patroli.

Termasuk pula pemberian tanda bahaya longsor, untuk pengguna jalan yang melintas di ruas jalan nasional tersebut dari arah Malang ke Surabaya.

"Ambrolnya cukup parah, juga membahayakan. Harus ada penanganan segera oleh instansi terkait," cetus Kapolsek Purwodadi Iptu. Sugiardi Prianto.

Terkait kejadian ini, juga ditanggapi pengawas lapangan dari Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim Bali ruas Sidoarjo - Kepanjen Dimas Prasetyo. Ditemui Jawa Pos Radar Bromo (25/11) di lokasi.

"Kami sudah monitor, sekaligus datang dan melihat langsung ke lokasi. Penyebabnya diduga tergerus air karena hujan tinggi," tuturnya.

Adapun untuk TPT nya yang ambrol ia katakan panjangnya sekitar 18-20 meter, tingginya lima meter dan lebarnya sampai dengan dua meter.

Pasca kejadian penanganan darurat segera dilakukan, dengan pemasangan terpal. Selain itu juga dikasih sandbag tanah.

PENANDA: Garis polisi yang dipasang di lokasi agar bisa diketahui pengendara.
PENANDA: Garis polisi yang dipasang di lokasi agar bisa diketahui pengendara.

Termasuk pula pasang rambu-rambu sebagai penanda, agar pengguna jalan lebih berhati-hati.

"Setelah itu, disusul dengan perbaikan permanen dengan pasangan batu. Jika tidak diperbaiki segera, kerusakan bisa tambah parah," katanya.

Lalu, untuk pipa PVC milik Perumdam Giri Nawa Tirta yang terputus. Selasa siang (25/11), juga langsung diperbaiki.

"Kami sudah mendapat info terkait kejadian di Parerejo, Purwodadi. Tim teknis kami turunkan ke lokasi, untuk memperbaiki pipanya yang putus terdampak ambrolnya TPT jalan nasional," beber direktur Perumdam Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Za'ari. (zal/fun)

 

Editor : Abdul Wahid
#pasuruan #jalan surabaya-malang #Purwodadi #perbaikan sementara #hujan #bbpjn