Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Korban Meninggal Kecelakaan Maut Truk Jalan Mundur di Ngerong Gempol, Ibu dan Anak Serta Pelajar Pulang Magang 

Rizal Syatori • Minggu, 12 Oktober 2025 | 02:37 WIB
Petugas saat hendak mengevakuasi korban. Inset truk yang jalan mundur dan menabrak tiga motor hingga membuat 3 korban meninggal.
Petugas saat hendak mengevakuasi korban. Inset truk yang jalan mundur dan menabrak tiga motor hingga membuat 3 korban meninggal.

GEMPOL, Radar Bromo-Kecelakaan maut truk wing boks tak kuat nanjak, lalu jalan mundur dan menabrak tiga motor di Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan berakibat fatal.

Tiga nyawa melayang di jalan. Sementara satu orang lainnya alami luka dan harus mendapatkan perawatan intensif.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga korban meninggal merupakan pengendara dan penumpang dari dua motor yang tertabrak truk. Sementara satu pengendara motor lainnya alami luka-luka.

Dua korban meninggal diantaranya yakni seorang ibu dan anak. Mereka yakni Nur Fauzia Suroyana, 35 asal Klampis Semalang, Kelurahan Klampis Ngasem, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya.

Nur Fauzia saat itu mengendarai motor Honda Vario warna merah bernopol L-3788- ACS. Ia membonceng anaknya, FFA yang masih berusia 14 tahun.

Motor mereka yang melaju di lajur kanan tak bisa menghindari truk wing boks yang berjalan mundur.

Ibu dan anak itu pun meninggal di lokasi kejadian. Keduanya sama-sama mengalami luka parah di kepala.

Sementara satu korban meninggal lainnya yakni pelajar berinisial MF, 18 asal Dusun Ngulaan, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Siang itu, MF dalam perjalanan pulang usai menjalani magang sekolah atau PSG di salah satu perusahaan.

MF yang naik motor Honda Vario  hitam N-2462-TAY, merupakan motor pertama yang tertabrak truk wing boks yang dikendarai oleh Handoko asal Benjeng, Gresik itu.

MF pun mengalami sejumlah luka cukup parah. Tangan kirinya patah, tulang belakang kepalanya juga patah. Ia juga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Jenazah ketiga korban lantas dibawa ke RS. Bhayangkara Watukosek, Gempol.

Sementara satu korban lainnya yakni FO, 18, merupakan pengendara Yamaha Mio J N-5626-ACO.

FO yang berstatus siswi itu mengalami luka tangan kanan patah, dagu lecet, serta jari kaki kanan lecet. FO kini masih dirawat di RS Abyakta Gempol.

"Faktor penyebabnya (kecelakaan) belum kami ketahui dan dalam lidik, ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan. Itu saja yang bisa saya sampaikan," ujar Kanit Lantas Polsek Gempol AKP Johanes Hardiono.

Diketahui, kecelakaan maut terjadi di jalan raya Surabaya-Malang, Dusun Karangploso, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Sebuah truk tak kuat nanjak. Sempat pindah lajur, truk lantas berjalan mundur, lalu menabrak sejumlah motor hingga membuat 3 korban meninggal.

Kecelakaan maut itu terjadi Sabtu siang (11/10) sekitar pukul 13.30. Kecelakaan bermula saat truk wing boks tanpa muatan.

Informasi yang dihimpun, truk bernopol W 8717 UR itu disopiri Handoko asal Benjeng, Kabupaten Gresik.

Truk wing boks itu melaju dari arah utara ke selatan atau arah Surabaya ke Malang.

Sesampainya di lokasi, truk yang melaju di lajur kanan itu hendak pindah ke lajur lambat itu, tiba-tiba truk tidak kuat melewati jalan yang agak menanjak.

Editor : Muhammad Fahmi
#pasuruan #ngerong #vario #truk tak kuat nanjak #gempol #Mio J #jalan mundur #kecelakaan maut