PANDAAN, Radar Bromo - Penataan parkir wisata Cheng Hoo di Kecamatan Pandaan, akhirnya dilakukan Dishub Kabupaten Pasuruan.
Tak hanya titik parkirnya, karena manajemennya juga dibenahi. Antara jukir motor, mobil serta minibus dan bus dijadikan satu.
Kondisi ini, membuat parkir Pasar Wisata Cheng Hoo lebih tertib dan tertata dari sebelumnya.
Sebelumnya, untuk parkir motor terpisah menjadi dua titik. Kini, hanya satu titik. Begitu juga dengan mobil pribadi, mini bus dan bus juga tertata rapi.
"Kalau parkir wisata seperti ini kan enak. Lebih terlihat luas, tertib dan tertata. Sebelumnya agak semrawut. Apalagi pas ramai," kata Yudha, salah seorang pengunjung sekaligus sopir mobil pribadi asal Sidoarjo.
Kabid Prasarana Dishub Kabupaten Pasuruan Ahmad Khoirun menuturkan, penataan parkir Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan sudah berjalan sekitar sepekan terakhir. Pemantauan dan evaluasi terus dilakukan.
"Penataan ini dilakukan sesuai saran dan masukan, serta petunjuk dari Bupati Pasuruan. Agar parkir wisatanya tertata lebih baik," sampainya.
Ia menambahkan, untuk motor, parkirnya di sepanjang sisi sebelah kiri pintu masuk pasar wisata.
Sementara untuk mobil pribadi dan minibus, tetap di tengah. Sementara untuk bus, ditempatkan di timur Gedung Dekopinda dan sebelah barat Masjid Muhammad Cheng Hoo.
"Tarif parkirnya masih tetap sesuai Perda 3/2023. Motor Rp 2.000, mobil pribadi Rp 3.000, minibus Rp 10.000 dan bus Rp 15.000," terangnya. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin