PRIGEN, Radar Bromo-Pelaksanaan karnaval di Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan Selasa (19/8) diwarnai insiden. Di tengah-tengah acara salah satu truk sound pengiring rombongan karnaval mengeluarkan asap mengepul.
Asap itu keluar dari bak rombongan karnaval asal Lingkungan Paras. Asap dari truk itu keluar saat rombongan berada di Lingkungan Ledok, Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen.
Sontak insiden itu membuat kaget rombongan karnaval dan warga yang menonton.
Mereka langsung gotong royong membawa ember berisi air. Lalu menyiramkan ke bagian tengah bak truk yang mengeluarkan asap.
"Itu bukan kebakaran, tapi gensetnya berada dalam bak truk mengalami korslet setelah diguyur air hujan," kata Lurah Ledug Heri Santoso.
Tidak ada korban dalam insiden itu. Hanya insiden itu menyebabkan kerugian materiil saja.
Truk soundnya pun tidak melanjutkan perjalanan karnaval hingga garis finish. "Truk soundnya disewa sebagai rombongan pengiring karnaval," tutur Heri.
Kegiatan karnaval ini diikuti rombongan dari masing-masing lingkungan se-Kelurahan Ledug.
Karnaval itu diawali start di Lingkungan Jeruk, pukul 13.00 dan finish di Lingkungan Alam Indah. Dengan jarak tempuh sekitar 5-6 kilometer.
Saat siang hari saat karnaval dimulai, posisi cuaca masih cerah. Memasuki sore, berubah mendung dan hujan.
Hingga berita ini ditulis, karnaval masih berlangsung. Sebagian peserta karnaval, memilih berteduh dan tidak melanjutkan karena hujan.
Sebagian peserta lainnya, tetap melanjutkan perjalanan sampai dengan finish.
Sementara itu, informasi dari Polsek Prigen, karnaval di Kelurahan Ledug, pengiring sound sebanyak empat truk dan tiga pikap.
Ada dua genset di dua truk berbeda mengalami korsleting. Keduanya dari truk sound pengiring karnaval dari Lingkungan Paras.
"Satu mengeluarkan kepulan asap, satunya lagi tidak. Kondisi itu mengakibatkan sound tidak menyala, dan tidak bisa melanjutkan mengiringi karnaval sampai finish," beber Kanit Intelkam Polsek Prigen Aiptu Andri Tejo. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi