Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Polisi Tangkap 3 Sekawan Pembunuh yang Jenazahnya Dibuang di Sungai Purwosari Pasuruan, Masih Orang Dekat Korban

Muhamad Busthomi • Minggu, 20 Juli 2025 | 03:36 WIB

 

KORBAN PEMBUNUHAN: Warga mengevakuasi korban pembunuhan yang jenazahnya dibuang di sungai Payaman, Sukodermo, Purwosari, Pasuruan, Jumat (18/7). (Rizal Syatori/ Radar Bromo)
KORBAN PEMBUNUHAN: Warga mengevakuasi korban pembunuhan yang jenazahnya dibuang di sungai Payaman, Sukodermo, Purwosari, Pasuruan, Jumat (18/7). (Rizal Syatori/ Radar Bromo)

BANGIL, Radar Bromo–Misteri pembunuhan mayat lelaki di saluran irigasi Desa Sukodermo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan mulai terungkap.  

Kurang dari 12 jam, aparat kepolisian berhasil meringkus terduga pelaku pembunuhan pada Samsuri Eko Suhartono, 38.

Tidak hanya satu orang yang ditangkap. Namun, tiga orang sekaligus. Yang mengejutkan, ketiga terduga pelaku tidak lain teman korban.

Ketiganya diamankan tim gabungan Polsek Purwosari, Polres Pasuruan, dan Polda Jawa Timur, Jumat (18/7).

Hanya beberapa jam setelah jasad korban ditemukan tewas mengambang di sungai Dusun Payaman, Desa Sukodermo, Purwosari, Jumat (18/7) pagi.

Sejak kali pertama ditemukan, kondisi korban yang mengenaskan sudah menguatkan dugaan kematiannya tak wajar.

Ada indikasi kekerasan di tubuhnya. Mulai dari luka tusuk di leher belakang dan beberapa bagian tubuh lebam-lebam.

”Alhamdulillah berhasil diungkap, ada tiga orang pelaku kemarin yang diamankan,” kata AKP Adimas Firmansyah, Kasat Reskrim Polres Pasuruan.

Namun, Adiman masih enggan menjelaskan cara petugas menemukan terduga pelaku.

Bahkan, petugas belum mau mengungkap identitas mereka. “Yang jelas, mereka bukan orang jauh. Para pelaku merupakan teman korban,” ujar Adimas.

Saat ini, ketiga terduga pelaku sudah diamankan di Polres Pasuruan untuk menjalani penyidikan lebih lanjut.

Polisi kini fokus mengorek motif di balik pembunuhan sadis yang menghilangkan nyawa warga Kecamatan Nglampes, Kabupaten Madiun itu.

Kedekatan para pelaku dengan korban, lanjut Adimas, juga sekaligus akan membuka tabir di balik aksi keji mereka. ”Penyidik masih bekerja untuk mengungkap motif para pelaku,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat laki-laki ditemukan mengambang di sungai Dusun Payaman, Desa Sukoderno, Purwosari, Jumat (18\7) pagi. 

Identitas korban sempat tidak diketahui. Baru belakangan terungkap, korban adalah Samsuri Eko Suharto, 38, asal Kecamatan Nglampes, Kabupaten Madiun.

Saat ditemukan, posisi korban terlentang agak miring. Badannya sudah kaku, hanya memakai kaos dan celana pendek.

Kapolsek Purwosari AKP Ponsen Dadang Martianto menduga, korban tewas dibunuh dalam waktu kurang dari 24 jam saat ditemukan.

Salah satu ada luka tusuk di leher belakang korban. Juga ada bekas sundutan rokok di perut, babras kaki kiri, dan pelipis mata kiri.

"Perkiraan tewasnya korban sekitar tengah malam atau dinihari. Lokasinya itu dugaan kuat TKP pembuangan jasad korban. TKP pembunuhannya dan pelakunya dalam lidik," katanya saat itu. (tom\hn)

         

 

Editor : Muhammad Fahmi
#pembunuhan #sidoarjo #madiun #pasuruan #purwosari #orang dekat #surabaya