PANDAAN, Radar Bromo - Puncak kemarau tahun ini, berdampak terhadap debit air Perumdam Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan. Debit air perusahaan daerah itu, mengalami penyusutan.
Tak tanggung-tanggung, penyusutannya mencapai 25 persen dari kondisi normal.
“Ada dampak yang terjadi saat musim kemarau ini. Debit air mengalami penurunan, hingga 25 persen,” jelas Direktur Perumdam Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Za'ari.
Meski begitu, kondisi tersebut dianggapnya hal wajar. Karena menjadi kondisi yang rutin terjadi, setiap tahunnya.
"Ini proses alamiah. Wajar jika penurunan ini terjadi, saat musim kemarau seperti sekarang ini,” imbuhnya.
Sejumlah langkah disiapkannya, untuk memaksimalkan pelayanan, di tengah keterbatasan.
Seperti menambah kekurangan debit air, dengan mencari sumber-sumber air baru. Selain itu, bekerjasama dengan PDAM Kota Surabaya.
"Upaya-upaya tersebut sudah jalan. Dengan cara ini, kekurangan debit air yang terjadi pada sumber-sumber kami, bisa teratasi. Dan ini, merupakan tantangan bagi kami,” paparnya. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin