GEMPOL, Radar Bromo- Warga Dusun Tempel RT 01/ RW 07, Desa Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan Senin siang (14/7) geger. Seorang janda 2 anak ditemukan tewas bersimbah darah di garasi rumahnya.
Mobil Honda CRV yang diparkir di garasi rumah pun ikut amblas. Polisi masih menyelidiki aksi pembunuhan sadis tersebut.
Kabar itu sontak cepat tersebar. Areal rumah korban yang berada di tepi jalan raya Banyuwangi-Surabaya, dekat sebuah minimarket banyak didatangi warga yang penasaran.
Korban diketahui bernama Hj. Mirzah, 62. "Korban warga kami, seorang ibu rumah tangga. Posisi korban sudah meninggal saat pertama ditemukan, berada di garasi rumahnya tergeletak bersimbah darah di lantai dekat mobil," terang Kasun Tempel Muhammad M. Ulum, saat ditemui di lokasi kejadian.
Jenazah Mirzah pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.30. Saat itu, rumah korban sedang lengang. Dua anak korban tidak ada di rumah.
Anak pertama diketahui bekerja sebagai karyawan di pabrik. Sementara satu anak lainnya sedang sekolah.
"Yang mengetahui pertama kalinya korban ditemukan sudah tewas bersimbah darah adalah kakak kandungnya CF, 65, warga setempat. Ia curiga melihat garasi korban dalam keadaan terbuka, sedangkan pintu rumah belakang dikunci dari luar," bebernya.
Saat itu, ternyata diketahui mobil milik korban jenis Honda CRV bernopol L 1436 ACB warna putih beserta BPKB dan kunci cadangannya raib.
"Di TKP ada dua mobil yang parkir. Ada satu yang hilang jenis Honda CRV. Kamar korban juga posisi berantakan," jelas Ulum –sapaan akrabnya-.
Usai mendapat laporan dari warga, pemdes Legok pun melapor ke polisi. Tak berselang lama, tim Polsek Gempol bersama Inafis dan Reskrim dari Polres Pasuruan mendatangi lokasi kejadian.
Petugas lantas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Didampingi sejumlah petugas dari Satreskrim Polres Pasuruan dan Unit Reskrim Polsek Gempol.
Baca Juga: Mengapa Tersangka Pembunuhan Wanita tanpa Busana di Grati Dikenai Beda Pasal? Ini Penjelasan Polisi
Setelah selesai, jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara, Watukosek, Gempol untuk proses otopsi.
Selain itu, Tim K9 dari Sat Samapta Polres Pasuruan juga diturunkan ke TKP. Untuk menelusuri dan mencari jejak pelakunya.
"Info awal, terjadi pencurian dengan kekerasan. Korban ditinggal di TKP dalam keadaan meninggal dunia," tutur Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Susilo.
Polisi saat ini disebutkan Joko Susilo masih melakukan penyelidikan. "Barang-barang lainnya yang hilang milik korban, masih diselidiki," tandasnya. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi