PANDAAN, Radar Bromo - Meski kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Pasuruan mengalami tren penurunan, namun, Pemkab Pasuruan tak mau lengah.
Pencegahan tetap dilakukan, untuk memastikan tidak ada sapi yang menjadi korban.
Langkahnya dengan menggencarkan vaksinasi. Sebanyak 35 ribu dosis vaksin diterima Kabupaten Pasuruan untuk pencegahan PMK.
Tak hanya dari APBD I tetapi juga APBN dengan tiga kali dropping. Sejauh ini, progresnya sudah dapat 60 persen.
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Venteriner Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan, Panti Absari, menguraikan dari 35 ribu dosis yang diterima, hanya menyisakan 40 persen saja. “Vaksinasi ini masih digulirkan,” sampainya.
Sasarannya adalah hewan ternak yang sehat. Meliputi sapi, kerbau, kambing dan domba.
Vaksinasi ini juga diberlukakan untuk booster. Sehingga, memaksimalkan proteksi terhadap PMK.
“Hasilnya cukup efektif dalam pencegahan PMK pada hewan ternak. Terbukti dengan menurunkan kasus yang mendera," imbuhnya. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin