Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Berniat Melindungi Diri dari Ledakan Truk TNI yang Terbakar di Tol Gempol, Serka Untung Meninggal Jatuh dari Ketinggian

Mokhamad Zubaidillah • Selasa, 6 Mei 2025 | 21:37 WIB

 

MEMBARA: Api saat melalap truk TNI muat amunisi yang terbakar di Tol Gempol, Senin malam (5/5). (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
MEMBARA: Api saat melalap truk TNI muat amunisi yang terbakar di Tol Gempol, Senin malam (5/5). (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

GEMPOL, Radar Bromo-Tentara Nasional Indonesia (TNI) berduka. Insiden truk TNI muat amunisi terbakar hebat di Tol Gempol-Pandaan (sebelum belok ke arah Probolinggo) merenggut 1 korban jiwa dan 1 luka. Keduanya merupakan prajurit TNI.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Serka Untung Avisilia. Ia merupakan anggota Yonif 509 By/2 Kostrad yang tinggal di Asmil 509 Kostrad, Desa Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Jember.

Sementara korban luka bernama Serma Y.L Dhino Adi S. Ia juga tinggal di Asmil 509 Kostrad, Desa Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Jember.

Saat ini Serma Y.L Dhino Adi S masih dirawat intensif di RS Bhayangkara Porong, Sidoarjo. Ia mengalami luka patah paha kaki kanan.

“Ada korban (dalam tragedy terbakarnya truk TNI muat amunisi. Namun, bukan karena percikan amunisi,” ujar Dandim 0819 Pasuruan Letkol Arh Noor Iskak.

Kedua anggota TNI itu baru pulang dinas di Papua. Dua korban bersama rombongan lainnya berniat pulang ke markasnya di Jember usai bertugas di Papua.

Nah, saat melintas di ruas tol Gempol-Pandaan (sebelum belok kiri ke arah Probolinggo), petaka itu terjadi.

Dua korban yang naik truk di urutan ketiga, melihat truk di depannya atau truk nomor 2 yang muat amunisi ada percikan api.

Melihat hal itu, kedua korban langsung turun untuk memberi tahu sopir truk dan penumpang truk amunisi di depan agar menepi.

“Namun, tiba-tiba ada ledakan. Anggota yang di belakang bekas tugas operasi di Papua. Usai terjadi ledakan, mereka mencari perlindungan,” beber Noor Iskak.

Saat itu kedua korban melihat ada pembatas tol atau guard rail di tengah-tengah jalan tol yang memiliki ketinggian sekitar 1 meteran.

Serka Untung pun lantas refleks melompat ke pembatas tol itu. “Dengan harapan terlindung dari ledakan amunisi,” beber Noor Iskak.

Namun saat itu cukup gelap, Serka Untung tak menyadari. Bahwa ia melompat di tempat yang salah.

Sebab, lokasi tempat Serka Untung melompat ternyata cukup dalam. “Ketinggiannya sekitar 7-10 meteran,” imbuh Dandim.

Serka Untung yang ditemukan warga mengalami luka cukup parah. Ia akhirnya meninggal dunia.

Diketahui, truk TNI muat amunisi terbakar hebat di ruas tol Gempol-Pandaan (sebelum belok ke arah Probolinggo).

Rombongan truk itu berangkat dari Surabaya usai bertugas dari Papua. Hendak pulang ke satuannya di Jember.

Namun, saat sampai di ruas tol Gempol-Pandaan, sebelum belok kea rah Probolinggo, petaka itu terjadi. (ube/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#Yonif 509 #truk tni #pasuruan #ledakan #rider #tol gempol-pandaan #Tol Gempol #Truk TNI terbakar #meninggal #tni