Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ribuan Burung Puyuh di Purwodadi Pasuruan Mati Terpannggang, Penyebabnya Mengejutkan

Rizal Syatori • Senin, 5 Mei 2025 | 01:21 WIB

 

SUMBER API: Anggota Polsek Purwodadi menunjukkan lokasi kandang ribuan ekor burung puyuh yang terbakar, Minggu (4/5).
SUMBER API: Anggota Polsek Purwodadi menunjukkan lokasi kandang ribuan ekor burung puyuh yang terbakar, Minggu (4/5).

PURWODADI, Radar Bromo-Ribuan burung puyuh milik warga Dusun Mendong, Desa Gajahrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Hamim, 30, mati terpanggang.

Minggu (4/5) siang, kandang berisi ribuan burung puyuh itu terbakar bersamaan dengan kandangnya.

Akibat kebakaran itu, korban ditaksir mengalami kerugian antara Rp 150 juta sampai Rp 200 juta.

Tak hanya kandang dan ribuan ekor burung puyuh, api juga merambat ke rumah korban.

Kapolsek Purwodadi Iptu Topo Utomo mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.44.

Api diduga berasal dari oven di peternakan puyuh yang apinya tertiup angin. Api membesar dan menghanguskan kandang puyuh dan rumah korban.

Mengetahui kejadian itu, warga sekitar langsung berusaha membantu korban memadamkan api.

Menggunakan peralatan seadanya, mereka gotong royong melawan si jago merah.

Tak mudah warga untuk menjinakkan api. Api baru bisa dipadamkan sekitar satu jam kemudian. Sekitar pukul 13.10, api padam.

“Penyebab kebakaran diduga berasal dari oven ternak puyuh. Kandang puyuhnya berada di belakang rumah korban,” ujar Topo.

Ia memastikan dalam kejadian kebakaran ini, tidak ada korban jiwa. Namun, ribuan burung puyuh milik korban ludes terbakar bersama kandangnya. “Kerugian materiilnya sekitar Rp 150-200 juta,” ujarnya. (zal/rud)

Editor : Muhammad Fahmi
#pasuruan #Pandaan #kebakaran #Burung Puyuh