PURWODADI, Radar Bromo–Nahas dialami pejuang cuan ini. Baru sehari bekerja di lahan perkebunan durian Dusun Pohgal Putuk, Desa Lebakrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, pria asal Lamongan ini ditemukan meninggal dunia.
Pejuang cuan itu diketahui bernama Sumarno, 56, asal Desa Karangwungu, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.
Ia didapati meninggal di tempat bekerjanya yang baru. Jenazahnya ditemukan Rabu sore (30/4), sekitar pukul 16.15 sore.
“Korban diketahui pemilik kebun posisinya sudah tergeletak di tengah ladang atau kebun, ternyata sudah meninggal dunia,” jelas Kapolsek Purwodadi Iptu Topo Utomo.
Mengetahui korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di lokasi kejadian, warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Purwodadi.
Tak lama kemudian, petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian. “Saat ditemukan, jasad korban tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan,” beber Topo Utomo.
Kapolsek menuturkan, dari TKP, jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke IGD Puskesmas Purwodadi.
Selama ini, korban ikut bekerja dengan pemilik kebun sudah lama dan baru sehari bekerja di ladang atau kebun tersebut.
Sebelumnya, selama dua hari di Surabaya korban bekerja di cuci mobil sekaligus usaha milik pemilik kebun.
“Selama menginap sehari di kebun, menurut keterangan pemilik kebun, korban tidak menunjukkan tanda-tanda kelelahan maupun sakit,” terangnya.
Saat jenazah korban di IGD Puskesmas Purwodadi, pihak keluarga akhirnya menyusul datang.
Ternyata pihak keluarga korban menolak dilakukan otopsi, akhirnya dilakukan visum luar saja.
Tentunya, pihak keluarga korban yang datang ke Puskesmas Purwodadi. Membuat surat pernyataan bermaterai, sekaligus menerima kematian korban sebagai musibah.
“Dari Puskesmas Purwodadi, jasad korban kemudian dibawah dibawah pulang kerumah duka di Lamongan oleh pihak keluarga. Keterangan dari keluarganya, korban selama ini memiliki riwayat penyakit hipertensi atau darah tinggi,” jelasnya. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi