PANDAAN, Radar Bromo–Nahas dialami Suwito, 48. Sopir truk itu ditemukan meninggal dunia di kemudi truknya yang tengah parkir di PT UPA, di Dusun Keceling, Desa Kemirisewu, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Warga asal Desa Sumbergirang, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah itu didapati meninggal Rabu siang (26/2).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 13.12 korban mengeluh dadanya sakit.
Suwito lantas minta dikeroki oleh rekannya sesama sopir, saat berada di area parkir PT UPA atau Ultra Prima Abadi, di Dusun Keceling, Desa Kemirisewu, Kecamatan Pandaan.
Setelah selesai dikeroki, korban disuruh rekannya beristirahat di dalam ruang kemudi truk yang dikendarainya.
Selang 30 ment kemudian, seorang saksi melihat korban tidak sadarkan diri. Korban lantas dievakuasi dengan dibantu satpam, korban lanjut dibawah ke rumah sakit terdekat.
“Sesampainya di rumah sakit, langsung dilakukan pemeriksaan medis oleh petugas rumah sakit dan korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” jelas Kapolsek Pandaan Kompol Bambang Sucahyono.
Kapolsek juga menuturkan, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda kekerasan. S
elanjutnya, jasad korban kemudian dibawah ke RS. Bhayangkara, Watukosek, Gempol untuk visum.
Namun pihak keluarga tidak menghendaki korban di otopsi, lantas membuat surat pernyataan bermaterai ditanda tangani langsung oleh istrinya.
“Meninggalnya korban sekaligus seorang sopir truk ini diduga karena sakit,” beber kapolsek singkat. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi