BANGIL, Radar Bromo –Dua pekan insiden kecelakaan lalu lintas bus Brimob sudah berlalu. Insiden kecelakaan yang merenggut dua korban jiwa ini masih didalami.
Polisi juga masih menunggu Traffic Accident Analysis (TAA) dari Ditlantas Polda Jatim.
“Penanganan kasus lakanya masih berjalan, untuk saat ini yang ditempuh tahap penyelidikan,” jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Ipda Aries Setiyandono.
Sambil menunggu hasil dari olah TKP dan (TAA) dari Ditlantas Polda Jatim, penyidik dari Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan sudah memeriksa enam siswa dari total penumpang sebanyak 30 siswa.
Keenam siswa ini sudah dimintai keterangan seputar peristiwa laka lantas tersebut.
“Untuk puluhan siswa lainnya, belum bisa dimintai keterangan. Karena ada yang masih sakit, serta trauma,” terangnya.
Pemeriksaan saksi-saksi, sekaligus juga hasil olah TKP dan TAA sangatlah penting dalam proses penyelidikan ini.
“Tahap penyidikan masih belum, karena saat ini sedang berjalan proses penyelidikan dulu,” ungkapnya.
Saat ditanya apa faktor penyebab lakanya kejadian yang menewaskan dua orang ini? Pihaknya belum bisa menjawab secara gamblang. “Belum bisa memastikan,” bebernya singkat
Sebagaimana diberitakan, sebuah bus Brimob kecelakaan di ruas jalan tol Pandaan – Malang, Km 72, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi.
Bus ini mengangkut rombongan pelajar SMAN 1 Porong, Kabupaten Sidoarjo. Kecelakaan menewaskan dua orang, masing-masing sopir bus dan satu orang penumpang. (zal/fun)
Editor : Abdul Wahid