Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Belum Genap Sepekan Dipasang, Pelat Baja untuk Penanganan Jalan Rusak di Tutur Pasuruan Ini Malah Raib Dicuri

Rizal Syatori • Rabu, 12 Februari 2025 | 17:05 WIB
BEFORE-AFTER: Jalan di Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur yang sebelumnya terpasang pelat baja  di tepi jalan, Tapi belum sepekan, pelat baja sudah hilang dic
BEFORE-AFTER: Jalan di Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur yang sebelumnya terpasang pelat baja  di tepi jalan, Tapi belum sepekan, pelat baja sudah hilang dic

TUTUR, Radar Bromo - Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Pasuruan sebenarnya sudah melakukan melakukan penanganan darurat di Jalan Dusun/Desa Sumberpitu.

Ini setelah jalan di sana rusak lantaran tergerus air. Tapi pelat baja yang dipasang di jalan, justru dicuri.

Pemasangan pelat baja itu dilakukan Dinas Bina Marga pada Jumat (7/2) pekan kemarin.

Alasan penanganan darurat dengan pemasangan pelat baja karena di ruas jalan kabupaten tersebut, jadi penghubung antara Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur dan Desa Tempuran, Kecamatan Pasrepan.

Jalan yang rusak itu di tepi jalannya terdapat jurang atau curah . Tapi karena tergerus air dan dibawah jalannya melintang saluran air atau gorong-gorong, jalan jadi berbahaya.Maka pelat baja menjadi solusi pertama untuk penanganan darurat.

Ternyata, belum genap sepekan dipasang, pelat baja yang dipasang sudah raib dicuri.

“Hilangnya pelat baja terpasang di jalan kabupaten berada di Dusun Sumberpitu, diketahui warga pada Senin pagi (10/2). Padahal baru dipasang di hari Jumat (7/2),” kata Kades Sumberpitu Mihan.

Pasca pelat baja hilang, kendaraan yang melintas harus berhati-hati. Bahkan jalan hanya bisa dilalui motor dan pejalan kaki saja.

Jalan di Desa Sumberpitu yang pelat bajanya sudah hilang.
Jalan di Desa Sumberpitu yang pelat bajanya sudah hilang.

Untuk mobil pribadi dan truk, tidak bisa. Kendaraan di atas roda dua harus lewat akses jalan lain.

“Lokasi dipasang pelat bajanya itu memang agak jauh dari permukiman warga. Perkiraan hilangnya antara malam atau dini hari,” ungkapnya.

Hilangnya pelat baja ini, juga ditanggapi Plt kepala Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Pasuruan Cahyo Fajar Rahmanto. “Kami sudah monitor, tentunya sangat menyayangkan,” cetusnya.

Jika melihat ukurannya, pelat baja untuk jalan ini memang tebal. Pelat baja yang dipasang di ruas jalan tersebut tebalnya lima millimeter. Kemudian panjang dan lebarnya masing-masing 2,5 meter dan 1,2 meter.

Dinas Bina Marga nampaknya harus kembali melakukan penanganan darurat.

“Kami upayakan pasang kembali pelat baja di lokasi tersebut, karena bagian dari penanganan darurat. Namun kami berharap lebih diawasi kembali oleh warga dan pemdes setempat, biar aman dan tidak hilang lagi,” jelasnya. (zal/fun)

Editor : Abdul Wahid
#rusak #baja #jalan #pencurian #pemkab pasuruan