Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Rombongan SMAN 1 Porong yang Alami Kecelakaan Maut di Tol Pandaan-Malang Hendak Abadikan Kenangan buat Album Kelulusan

Muhamad Busthomi • Minggu, 2 Februari 2025 | 05:04 WIB
Kondisi bus brimob yang alami kecelakaan maut di exit Tol Purwodadi. Inset kondisi salah satu korban yang dirawat di RS.
Kondisi bus brimob yang alami kecelakaan maut di exit Tol Purwodadi. Inset kondisi salah satu korban yang dirawat di RS.

PURWODADI, Radar Bromo-Duka mendalam dirasakan SMAN 1 Porong, Sidoarjo. Rencana siswa-siswi kelas 12 sekolah setempat untuk membuat kenangan indah sebelum kelulusan, malah berujung tragedi.

Bus Brimob alias bus dinas Polri RSB Pusdik Brimob Watukosek, Gempol yang mereka tumpangi alami kecelakaan maut di ruas Tol Pandaan-Malang, Sabtu (1/2) siang.

Dari informasi yang dihimpun, siswa kelas XII 7 itu sebanyak 31 orang.

Rombongan tersebut hendak wisata. Serta, melakukan pemotretan foto album kelulusan di Alun-alun Malang dan Kayutangan.

Namun, belum juga sampai di tujuan, insiden memilukan itu mengampiri.

Saat sampai di Exit Tol Purwodadi, kecelakaan terjadi. Bus menabrak tiang penunjuk arah saat melintas di KM 72.

Saking kerasnya benturan, tiang penunjuk arah roboh melintang di tengah lajur jalan tol. Lalu, bodi depan bus hancur tak berbentuk.

Khoirul yang ada di ruang kemudi pun terkena benturan keras. Warga Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto itu terjepit di ruang kemudi.

Pensiunan PNS ini mengalami luka parah, yaitu perdarahan hebat pada bagian kepala. Jasadnya lantas dilarikan ke RS Saiful Anwar Malang.

Beberapa saat kemudian, seorang penumpang lainnya meninggal. Ia adalah Nafiri Arimbi Maharani, 18, warga Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.

Nafiri meninggal setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. Saat kecelakaan terjadi, Nafiri duduk di belakang sopir.

Sabtu malam (1/2) sekitar pukul 18.30 jenazah Nafiri tiba di rumah duka dengan dibawa ambulans dari RSSA Malang.

Setelah disucikan, jenazah Nafiri langsung dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Candipari. Isak tangis keluarga korban pun mewarnai pemakaman.

Soesetijaningsih, 56, sang ibunda korban tak bisa menutupi kesedihannya. Meski begitu, ia mengaku sudah mengikhlaskan kepergian buah hatinya.

Pihak keluarga pun disebutkan tak akan menuntut pihak sekolah. Sebab, menganggap insiden itu sebagai takdir.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan memastikan korban kecelakaan maut itu bakal mendapatkan penanganan medis yang memadai.

"Saat ini, kami fokus pada penanganan korban dulu dan terkait penyebabnya akan segera kita lakukan penyelidikan dengan pihak terkait," bebernya.

Mantan Kapolres Pamekasan ini juga akan melibatkan tim trauma healing untuk memulihkan kondisi psikis para korban.

"Kami juga akan siapkan tim trauma healing untuk memulihkan kondisi psikis para korban," ungkapnya. (tom/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#sidoarjo #tol pandaan malang #pasuruan #Bus Brimob #Purwodadi #polres pasuruan #sman 1 porong #trauma healing #kecelakaan maut #tol purwodadi