BANGIL, Radar Bromo–Misteri pembunuhan tukang las dan reparasi aki di Purwosari, Kabupaten Pasuruan akhirnya terungkap.
Polres Pasuruan telah menangkap seorang pelaku pembunuhan keji yang menggegerkan warga Purwosari itu.
Pelaku pembunuhan tersebut ternyata adalah tetangga korban sendiri, bernama Sugiantoro, 36.
Sugiantoro dibekuk polisi pada Jumat (24/1) malam. Dia ditangkap di tempat persembunyiannya di Pandaan.
Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adimas Firmansyah menerangkan, aksi pembunuhan itu bermula saat Sugiantoro mendatangi rumah korban pada Senin (20/1).
Dengan muka tebal, ia kembali meminta pinjaman uang pada korban yang seorang lajang.
Namun, permintaannya ditolak mentah-mentah oleh korban. Tak terima dengan penolakan tersebut, Sugiantoro lantas menyimpan dendam di hatinya.
Anehnya, setelah ditolak, Sugantoro justru sempat meminta izin untuk mandi dan buang air di rumah korban.
Setelah itu, ia melihat korban sudah tertidur pulas di kamarnya. Saat itulah niat jahatnya muncul.
Tanpa ragu, Sugiantoro mengambil sebuah dingklik kayu yang ada di belakang rumah. Dengan penuh amarah, ia kemudian memukulkan dingklik tersebut ke tengkuk korban hingga tewas seketika.
Setelah melakukan aksinya, Sugiantoro langsung melarikan diri. Ia pulang ke rumah istrinya di Pandaan.
Namun, pelariannya tak berlangsung lama. Tim penyidik Polres Pasuruan berhasil melacak keberadaan Sugiantoro dan menangkapnya di tempat persembunyiannya di Pandaan.
Diketahui, warga Purwosari, Kabupaten Pasuruan Senin siang (20/1) geger. Itu setelah warga setempat ditemukan tewas bersimbah darah di ranjang rumahnya.
Korban nahas itu diketahui bernama Supriadi, 52. Tiap harinya, warga jalan Brojo nomer 109 RT 03 RW 07, Kelurahan/ Kecamatan Purwosari itu membuka usaha sebagai tukang bengkel las dan sterek accu atau resparasi aki. (tom/mie)
Editor : Muhammad Fahmi