PANDAAN, Radar Bromo - Sebagai rangkaian peringatan Hari Ikan Nasional ke-11 di tahun 2024, Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan menggelar festival Pasuruan Mbakar Iwak.
Ribuan peserta dan pengunjung tumplek-blek di Taman Dayu Pandaan. Tak hanya ikut mbakar-mbakar ikan nila merah, tapi juga ada lomba mukbang yang juga menyedot animo masyarakat.
Festival Pasuruan Mbakar Iwak digelar di Taman Dayu Pandaan, Kabupaten Pasuruan, kemarin (15/12).
Gelaran Festival Mbakar Iwak massal dan Mukbang Ikan Bakar, semakin meriah dengan adanya bazar ikan bakar, fun walk dan senam bersama.
Acara semakin istimewa dengan adanya live cooking oleh Chef Ghea Novianti yang merupakan Puteri Indonesia berbakat tahun 2024.
Festival Pasuruan Mbakar Iwak ini tak hanya diikuti oleh masyarakat. Sebab, Pj Bupati Pasuruan Nurkholis, kepala perangkat daerah, dan pejabat di lingkungan Kabupaten Pasuruan juga ikut serta, memeriahkan bakar-bakar iwak bareng.
Dan untuk Festival Pasuruan Mbakar Iwak ini, dijuri oleh chef prosional. Salah satunya, Chef Hari dari Sidoarjo.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Alfi Khasanah mengatakan, Festival Pasuruan Mbakar Iwak ini merupakan salah satu upaya untuk mempromosikan produk perikanan kepada masyarakat, khususnya produk ikan nila merah.
“Apalagi Kabupaten Pasuruan memiliki potensi sumber daya perikanan yang melimpah. Kami ingin produk perikanan Kabupaten Pasuruan makin diminati masyarakat. Terutama produk ikan nila merah. Sehingga meningkatkan pendapatan pelaku perikanan,” ujarnya.
Pj Bupati Pasuruan Nurkholis mengapresiasi Festival Pasuruan Mbakar Iwak yang digelar oleh Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan.
Mengingat, di Kabupaten Pasuruan terdapat 5 kecamatan yang memiliki wilayah pesisir. Serta, 15 kecamatan memiliki perairan darat (umum). Bahkan produksi perikanan terus meningkat. Tahun 2023 lalu misalnya, produksinya mencapai 47.430 ton.
“Apalagi, ikan menjadi sumber daya alam yang cukup strategis dalam meningkatkan ekonomi. Dan lagi, juga baik untuk peningkatan gizi, jika sudah menjadi budaya untuk dikonsumsi,” ungkapnya.
Adanya Festival Pasuruan Mbakar Iwak ini, diharapkan menjadi bagian dan sinergi dalam program prioritas pemerintah.
Yaitu, Program Makan Bergizi, utamanya untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia. (eka/*)
Editor : Jawanto Arifin