SUKOREJO, Radar Bromo – Nasib malang menimpa pejuang pencari cuan, Sucipto, 50, warga Karangpilang, Kota Surabaya ini.
Lelaki yang bekerja sebagai sopir truk itu ditemukan meninggal di ruang kemudi truk yang disopirinya.
Jenazahnya ditemukan Kamis (17/10) malam, pukul 19.00 di parkiran PT. Tirta Langgeng Sentosa. Berada di Dusun Klanting, Desa Suwayuwo, Sukorejo.
Diduga, korban yang tinggal di Kelurahan Jogosari, Pandaan itu memarkir truk wing boks nopol L 8740 UT yang disopirinya.
Dia kemungkinan tertidur di ruang kemudi. Namun, lantas ditemukan meninggal oleh rekannya.
"Korban meninggal di ruang kemudi truk. Sore harinya saat menunggu giliran bongkar muat, korban mengeluh kepala dan dada kirinya sakit,” terang Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu. Joko Suseno.
Setelah kendaraan penuh muatan, korban memarkir truk di area perusahaan yang ada di Kecamatan Sukorejo itu.
Lalu sekitar pukul 17.55, seorang rekannya membangunkan korban. Namun, korban tidak merespon.
Satpam perusahaan setempat lantas melaporkan kondisi korban yang tidak merespon pada Polsek Sukorejo.
Petugas kemudian datang ke TKP dan melakukan pengecekan bersama petugas kesehatan dari Puskesmas Sukorejo. Ternyata korban didapati sudah meninggal.
Saat itu juga, jasad korban dibawa ke Puskesmas Sukorejo. Sambil menunggu keluarga korban datang.
“Info dari pihak keluarga melalui anak kandungnya, korban menderita penyakit jantung. Dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi. Korban dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan,” bebernya. (zal/hn)
Editor : Muhammad Fahmi