Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Truk Trailer Alami Rem Blong di Purwodadi Pasuruan, Seruduk 2 Motor-Pikap lalu Nyemplung Sungai, Sopir Tewas

Rizal Syatori • Selasa, 8 Oktober 2024 | 01:51 WIB

 

HILANG KENDALI: Kondisi truk trailer usai alami rem blong di Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Senin (7/10). (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
HILANG KENDALI: Kondisi truk trailer usai alami rem blong di Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Senin (7/10). (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

PURWODADI, Radar BromoKecelakaan maut terjadi di jalur Malang-Surabaya masuk Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Senin siang (7/10).

Sebuah truk trailer hilang kendali usai alami rem blong. Truk nyemplung sungai usai menyerempet dua motor dan pikap.   

Kecelakaan itu melibatkan empat kendaraan sekaligus. Yakni, truk trailer muatan beton crane dengan nopol A 9048 RM; motor Yamaha N-Max bernopol L 6228 DA; motor Yamaha Vega bernopol N 2271 TDL, dan mobil pikap boks nopol DK 8687 VE.

Informasi dihimpun menyebutkan, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 13.15.

Kecelakaan bermula saat truk trailer muatan beton crane berjalan dari arah selatan ke utara di jalur Malang-Surabaya.

Truk itu dikemudikan Abdul Gofur, 47, asal Kota Surabaya. Saat sampai di posisi jalan menurun, diduga truk alami mengalami rem blong.

Truk menyerempet dua pejalan kaki yang menyeberang dari arah barat ke timur. Yakni Siti Fatidatul Hasanah, 26 dan M. Giandra Adi Saputra, 3, ibu dan anak warga Dusun Jatisari, Desa/ Kecamatan Purwodadi.

Truk itu lantas menyerempet dari belakang dua motor berurutan didepannya yang berjalan searah.

Masing-masing Yamaha N-Max nopol L 6228 DA dikendarai Eko, asal Surabaya dan motor Yamaha Vega nopol N 2271 TDL yang tidak diketahui identitas pengendaranya.

Usai menyerempet dua motor, selanjutnya truk trailer mengarah ke kanan dan menyerempet mobil pikap boks nopol DK 8687 VE.

Pikap itu dikemudikan Muhammad Suhut, 41, asal Desa Legok, Kecamatan Gempol.

“Selanjutnya trailer mengarah ke kiri menabrak guardrail sepanjang sekitar 50 meter. Lalu nyemplung ke sungai berada di tepi jalan,” beber Kaposlantas Purwosari Aiptu Harnadi.

Saat truk trailer nyemplung ke sungai, sebagian muatannya jatuh ke aspal jalan dan juga sungai.

Sang sopir truk lantas terpental. Kondisinya kritis dan sesaat setelah kejadian langsung dievakuasi ke IGD Puskesmas Purwodadi.

“Sopir truk trailernya meninggal dunia di Puskesmas Purwodadi. Ia mengalami luka trauma di kepala, dada kanan, juga luka robek di tangan kanan ibu jarinya lepas atau hilang,” terang kaposlantas.

Selain itu, dua pengendara motornya sama-sama mengalami luka ringan, kedua kendaraannya juga sama-sama mengalami kerusakan.

Sementara untuk pikap boksnya, sopir dan kernetnya selamat, keduanya tidak mengalami luka-luka. Namun kendaraannya mengalami kerusakan pada ban depan kanan, juga boks pojok belakang ringsek.

“Pengendara motor Yamaha N-Max dibawah ke Puskesmas Purwodadi, alami luka lecet di punggung. Kendaraannya dibawah pulang dan tidak mau ditangani. Untuk pengendara motor Yamaha Vega orang Purwodadi dan motornya langsung pulang, sesaat setelah kejadian,” jelasnya. (zal/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#pasuruan #Purwodadi #nyemplung sungai #truk trailer #kecelakaan maut #jalur malang surabaya #tewas