Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Buka Saluran Pembuangan Limbah Cair ke Kali Wangi, Pihak Perusahaan Sebut Sudah Sesuai Baku Mutu

Rizal Syatori • Selasa, 10 September 2024 | 19:10 WIB
DIBUKA: Saluran pembuangan limbah cair di depan PT Behaestex Pandaan yang sempat ditutup, akhirnya dibuka.
DIBUKA: Saluran pembuangan limbah cair di depan PT Behaestex Pandaan yang sempat ditutup, akhirnya dibuka.

PANDAAN, Radar Bromo - Sempat ditutup warga Desa Ngembe, Kecamatan Beji, saluran pembuangan limbah cair di sejumlah perusahaan, akhirnya dibuka (9/9).

Sebagian ada yang dibuka oleh perusahaan. Namun, ada pula yang dilakukan oleh warga sekitar.

Aksi penutupan itu, berlangsung Minggu (8/9). Saluran pembuangan limbah cair yang berada di depan perusahaan, ditutup paksa warga.

Diantaranya milik PT Ultra Prima Abadi, Dusun Keceling, Desa Kemirisewu; PT Niramas Sejahtera Pandaan, Dusun Klangkung, Desa Nogosari dan PT Behaestex, Dusun Wangi, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan.

Manager HRD PT Niramas Sejahtera Pandaan, Juju Jumhana mengatakan, saluran pembuangan limbah cair perusahaan tempatnya bekerja, memang sempat ditutup warga Desa Ngembe, Kecamatan Beji.

Namun, akhirnya pihak perusahaan memili untuk membuka penutup saluran pembuangan limbah cair tersebut.

“Karena, limbah cair dari perusahaan kami, sudah diolah melalui proses IPA. Bahkan, rutin di uji lab-kan. Tak hanya melalui DLH, tetapi juga dari pihak lain,” ungkapnya.

Sementara itu, Penanggung GA dari PT Behaestex, Tri Bagyo menyayangkan aksi penutupan saluran pembuangan tersebut.

Karena limbah cair yang dibuang, diklaimnya sudah memenuhi baku mutu.

“Kami tidak membukanya sendiri. Tapi, ada warga Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, yang membuka penutup saluran limbah kami, oleh warga Ngembe, Kecamatan Beji,” akunya.

Sama halnya dengan PT Behaestex, saluran limbah PT Ultra Prima Abadi (UPA) yang sempat ditutup warga Ngembe, Kecamatan Beji, telah dibuka kembali oleh warga Dusun Keceling, Desa Kemirisewu, Kecamatan Pandaan.

“Di depan PT UPA, penutup saluran limbahnya dibuka warga. Karena airnya meluber ke jalan. Jadi becek dan menganggu,” ujar Petal, warga setempat.

Di sisi lain, Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Taufikhul Ghony menguraikan, pengambilan sampling limbah di 16 perusahaan, yang berada di hulu Kali Wangi bakal dipercepat. Setidaknya September ini sudah tuntas.

Pengujuannya, tak hanya akan dilakukan di UPT Laboratorium Kabupaten Pasuruan. Tetapi juga, diujilabkan di luar.

“Hasilnya, akan kami paparkan secara terbuka. Ini sebagai bentuk transparansi. Agar tidak terjadi fitnah,” paparnya. (zal/one)

Editor : Jawanto Arifin
#perusahaan #dlh #limbah #limbah cair