PANDAAN, Radar Bromo - Pabrik sepatu PT Gradial Perdana Perkasa, Desa Kemirisewu, Kecamatan Pandaan, digruduk warga setempat.
Mereka mengeluhkan pembakaran sampah sisa produksi perusahaan, yang memicu polusi udara.
Aksi tersebut berlangsung Senin pagi (19/8). Sebagian dari mereka, memilih duduk-duduk di depan perusahaan.
Sebagian lagi memilih berdiri, sebagai bentuk protes kepada perusahaan.
“Pembakaran sampah sisa produksi dari PT Gradial Perdana Perkasa, benar-benar mengganggu kami. Karena memicu polusi udara,” ungkap Didik, salah seorang perwakilan dari warga.
Menurut Didik, pembakaran sampah oleh pihak perusahaan, dilakukan di lahan kosong yang masih milik pabrik. Pembakaran tersebut, dilakukan hampir setiap hari.
“Meskipun sampahnya dibakar di lahan milik pabrik sendiri, mestinya tidak seperti itu,” imbuhnya.
Keluhan serupa disampaikan Mustofa, warga lainnya. Ia menguraikan, tak hanya persoalan pembakaran sampah.
Tetapi juga, masalah drainase perusahaan. Lantaran ketika hujan, air dari drainse tersebut, kerap meluber ke jalan. “Harusnya dicor. Biar airnya, tidak meluber ke jalan,” paparnya.
Selain itu, warga juga menuntut agar perusahaan memprioritaskan warga sekitar, dalam perekrutan tenaga kerja.
Agar warga setempat, bisa merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan.
“Harusnya untuk pekerja kasar, bisa rekrut tenaga kerja dari pemuda atau warga sekitar pabrik. Tapi minim sekali hal itu dilakukan,” akunya.
Sementara itu, HRD PT Gradial Perdana Perkasa, Romanus mengatakan, bakal menyampaikan tuntutan warga, ke pimpinan perusahaan.
“Kami belum bisa memberikan keputusan. Kami akan sampaikan ke pimpinan dulu,” bebernya saat menemui warga. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin