PASURUAN, Radar Bromo-Istiqomah, 38, tak pernah berhenti berupaya mencari Ahmad Nuka Wendik, 41, kakak kandungnya.
Meski tak pernah pulang sejak Oktober tahun 2010, wanita asal Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan itu berharap kakak kandungnya bisa ditemukan.
Istiqomah bercerita, sebelum hilang 13 tahun yang lalu, sang kakak adalah anak yang suka bekerja keras. Bahkan pernah menjadi karyawan sebuah perusahaan.
“Hingga suatu saat, kakak kandung saya diberi rokok yang katanya dari kecubung. Semenjak saat itu, kakak seperti mengalami gangguan kejiwaan,” beber Istiqomah kepada radarbromo.jawapos.com.
Singkatnya, Ahmad Nuka Wendik yang saat itu berusia sekitar 28 tahun, meninggalkan rumah.
Awalnya, kata Istiqomah, keluarga melakukan pencarian. Bahkan membuat laporan kepolisian.
“Kami sudah berupaya mencarinya. Waktu pertama kali, kakak disebut keluar ke Gempol. Tapi, upaya pencarian belum membuahkan hasil,” beber Istiqomah.
Hingga Istiqomah menikah dan orangtuanya meninggal, sang kakak tak kunjung kembali.
Kini Istiqomah yang sudah pindah ke Purwosari, tetap mencari sang kakak. Dia berharap sang kakak masih sehat.
“Kakak adalah saudara saya satu-satunya. Kami sampai sekarang juga masih mencarinya. (zal/fun)
Editor : Fandi Armanto