GEMPOL, Radar Bromo–Nahas nian nasib pejuang cuan asal Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun ini. Pria bernama Heri Santoso, 43 ini meninggal usai alami kecelakaan kerja. Ia tertimpa besi pancang.
Kejadian tersebut, berlangsung Selasa (23/7). Informasinya, sekitar pukul 12.15, korban membongkar muatan pipa besi pancang sebanyak 12 buah, yang dibawanya dari Sampang, Madura.
Bongkar muat itu dilakukannya di gudang konstruksi PT WINS, Dusun Bangkok, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol.
Korban yang bekerja sebagai sopir truk itu, melepaskan rantai pengikat.
Tak hanya di bagian belakang, tetapi juga bagian depan. Termasuk bagian tengah, pengikat besi pancang tersebut.
Saat melepaskan rantai pengikat di bagian tengah itulah, petaka menghampiri.
Diduga, besi penyangga bagian samping, tidak kuat menahan berat pipa pancang.
“Akhirnya, besi pipa pancangnya menggelinding. Kebetulan, korban menaiki besi pancang tersebut. Ia ikut menggelinding. Dan tertimpa besi pancang yang berjatuhan,” beber Kapolsek Gempol Kompol Indro Susetiyo.
Akibatnya, korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Petugas kepolisian yang memperoleh laporan, mendatangi lokasi.
Evakuasi jenazah korban kemudian dilakukan. “Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo,” sambung dia. (zal/one)
Editor : Muhammad Fahmi