PANDAAN, Radar Bromo - Terancam batalnya revitalisasi Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan, membuat pedagang setempat gundah.
Mereka hanya bisa pasrah, jika rencana itu, akhirnya benar-benar batal direalisasikan.
Seperti yang diungkapkan Hadi, salah seorang pedagang buah-buahan dan oleh-oleh di Pasar Wisata Cheng Hoo.
Ia memandang, revitalisasi Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan, memang perlu dilakukan. Agar pasar wisata setempat, semakin bagus dari penataan.
Sehingga, berdampak kepada tingkat kunjungan. Karena bukan tidak mungkin, pasar wisata setempat, nantinya akan menjadi ikon.
Tidak hanya di Kabupaten Pasuruan. Tapi juga, di Indonesia.
“Kami sudah berulang kali mendapatkan sosialisasi. Kami sangat mendukung, seandainya revitalisasi itu direalisasikan. Namun, jika tidak, apa boleh buat. Kami bisa apa, ya pasrah saja, apa kata pemerintah,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Guntur Wijoyo, ketua Paguyuban PKL Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan.
Ia mendengar santernya wacana revitalisasi Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan yang batal.
Ia mengaku kecewa, jika kabar batalnya revitalisasi tersebut, benar.
Mengingat, revitalisasi pasar wisata setempat, sangat besar manfaatnya bagi pedagang. Salah satunya, bisa melindungi pedagang dari hujan.
“Kami atas nama pedagang, berharap revitalisasi tersebut bisa berlanjut. Karena pembangunan yang ada, jelas akan berdampak positif bagi pedagang,” akunya. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin