SUKOREJO, Radar Bromo - Kecelakaan bus di Tol Pandaan-Malang yang terjadi Senin (3/6) lalu sejatinya tak hanya dialami bus rombongan wisata ziarah wali.
Sebab selang 45 menit kemudian, juga ada bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang mengalami kecelakaan. Kecelakaan juga menyebabkan satu orang meninggal dunia.
Insiden itu terjadi sekitar 02.20 dan melibatkan tiga kendaraan sekaligus. Masing-masing bus Tividi Putra Sarana bernopol AB 7038 ZR, pikap Daihatsu Gran Max nopol W 8654 OC dan mobil patroli PT. Jasamarga Pandaan Malang (JPM) nopol B 9703 FBA.
Lokasi kecelakaan berada di Km 58.551, arah Surabaya ke Malang. Atau sebelum lokasi kecelakaan Bus Pariwisata PO Jaya Abadi Trans yang menabrak truk wing boks muatan minyak goreng bernopol B 9055 KEN.
“Laka lantas ini kejadiannya setelah bus pariwisata tabrak truk wing boks. Jadi beda waktu atau jam. Tempat kejadian perkaranya (TKP) di KM yang berbeda pula hanya selisih beberapa meter saja,” jelas Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Deni Eko Prasetyo.
Dalam kecelakaan yang kedua, bermula dari bus Tividi Putra Sarana jurusan Cilacap – Malang berjalan dari arah utara ke selatan.
Bus ini dikemudikan Arif Sudarso, 30, asal Kecamatan Pagedongan, Kabupaten Banjarnegara.
Saat melaju di TKP, bus menabrak pikap Daihatsu Gran Max yang berjalan searah. Saat itu pikap berjalan lambat karena ada kecelakaan lalu lintas di depannya.
Gran Max yang dikemudikan Firdaus Ilham Adha, 35, warga Desa / Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, mengangkut dua orang penumpang. Kedua penumpang duduk di depan.
Selanjutnya setelah tertabrak bus, pikap mengarah ke kiri dan terguling mengenai mobil patroli milik PT. Jasamarga Pandaan Malang (JPM) nopol B 9703 FBA.
Posisi mobil patrol saat itu berhenti di lajur kiri atau lambat. Mobil patroli ini dikemudikan Moch. Azyirafi Hidayatulloh, 24, warga Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol.
Saat itu mobil patroli sedang mengamankan TKP laka lantas antara bus pariwisata kontra truk wing boks, terjadi beberapa saat sebelumnya.
“Di TKP, bus AKAP nya menabrak pikap di depannya dari belakang. Kemudian pikapnya mengarah ke kiri dan terguling. Pas terguling itu, mengenai mobil patroli jasamarga paa bagian belakang,” bebernya.
Dalam kejadian laka lantas ini, sopir pikap dan satu orang penumpangnya mengalami luka-luka.
Untuk sopir pikap dievakuasi ke RSUD Lawang, sedangkan penumpangnya tersebut Muhammad Aziz Rozikul Anam, 15, dibawa ke RSSA Malang.
Namun ada satu penumpang pikap lainnya yang tewas di lokasi kejadian. Korban bernasib nahas itu adalah Iwan Kobari, 38. Setelah kejadianm jenazahnya dievakuasi ke kamar mayat RSUD Bangil.
“Korban meninggalnya satu orang, luka-luka dua orang. Ketiganya dari mobil pikap dan masih hubungan saudara. Untuk bus, sopir beserta kernet dan 12 orang penumpangnya tidak mengalami luka-luka,” terangnya.
Ketiga kendaraan terlibat laka lantas ini, masing-masing mengalami kerusakan. Bus, pikap dan mobil patroli kini sudah diamankan di gerbang exit Tol Purwodadi.
“Faktor penyebab lakanya, karena sopir bus kurang hati-hati dan jaga jarak. Saat ini masih dalam penyelidikan,” ujarnya. (zal/fun)
Editor : Jawanto Arifin