SUKOREJO, Radar Bromo– Kecelakaan melibatkan bus pariwisata kembali terjadi. Senin (3/6) dini hari, sebuah bus pariwisata menabrak truk wing boks di Jalan Tol Pandaan–Malang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Kernet bus pun meninggal seketika.
Selain itu, 22 korban mengalami luka-luka. Dari jumlah itu, satu korban yaitu kernet truk wing boks. Sementara 21 sisanya, semua adalah penumpang bus. Mereka rombongan ziarah Wali Lima dari Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.
Rombongan itu berangkat dari Malang pada Minggu (2/6) pagi. Mereka naik bus pariwisata PO Jaya Abadi Trans nopol N 7313 UK, membawa 21 penumpang. Ditambah sopir dan kernet.
Bus dikemudikan M. Afif, 27, asal Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember. Didampingi kernet, yaitu Dwi Siswoyo, 37, warga Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik.
Setelah mengunjungi lokasi terakhir di Tuban, rombongan pun pulang ke Pagelaran, Kabupaten Malang.
Senin (3/6) pukul 01.45, bus berangkat dari Tuban dengan melintas di ruas jalan Tol Pandaan–Malang dari arah utara ke selatan.
Namun, petaka terjadi saat sampai di Km 58.576, masuk Desa Mojotengah. Bus tiba-tiba menabrak truk wing boks nopol B 9055 KEN bermuatan minyak goreng yang berjalan searah.
Truk berasal dari Jakarta dan hendak ke Malang dengan disopiri Supriyono, 46, asal Desa Ledug, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas.
Diduga, bus menabrak truk sangat keras. Sehingga, membuat bus langsung berhenti seketika di lajur cepat atau lajut kanan setelah tabrakan terjadi. Bodi depan bus pun hancur dan kacanya pecah.
Sedangkan truk wing boks langsung oleng ke kiri setelah ditabrak bus. Kemudian, truk menabrak guardrail dan nyungsep di bahu jalan.
Baik sopir bus maupun sopir truk selamat dalam kecelakaan itu. Namun, kernet bus Dwi Siswoyo, 37, meninggal di lokasi kejadian.
Dia mengalami luka cukup parah. Badan dan kakinya remuk akibat kecelakaan itu. Jasadnya langsung dievakuasi ke RSUD Bangil, sesaat setelah kecelakaan.
Sementara itu, 21 penumpang bus pariwisata yang tidak lain anggota rombongan Wali Lima, mengalami luka ringan.
Termasuk kernet truk, juga mengalami luka ringan. Yaitu Wahyono, 50, warga Desa Ledug, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas.
Korban luka-luka ini dievakuasi ke sejumlah rumah sakit. Antara lain RS Medika Lawang, RS Sahabat Sukorejo, RS Saiful Anwar (RSSA) Malang, dan RSUD Lawang.
“Sopir truk wing boks dan sopir bus pariwisata, keduanya tidak mengalami luka-luka. Total korban yaitu satu orang meninggal dunia dan luka-luka sebanyak 22 orang,” jelasnya.
Setelah kejadian itu, semua korban dievakuasi ke rumah sakit. Dilanjutkan dengan olah TKP. Lalu, bus pariwisata diamankan ke gerbang exit Tol Purwodadi. Sedangkan truk wing boks-nya hingga berita ini ditulis, masih berada di TKP dengan penjagaan petugas patroli dari PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM).
“Evakuasi kendaraan bus pariwisatan sudah, tinggal truk wing boks-nya belum. Evakuasi pada truk baru bisa dilakukan setelah memindah muatan. Saat ini kami upayakan segera,” ungkapnya. (zal/hn)
Editor : Muhammad Fahmi