Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ajak Adik Mandi di Sungai Babatan Purwosari Pasuruan, Bocah Kelas 2 SD Tenggelam

Rizal Syatori • Rabu, 24 April 2024 | 03:46 WIB

 

 

Petugas kepolisian mendatangi lokasi sungai tempat korban mandi dan ditemukan tenggelam di Bakalan, Purwosari.
Petugas kepolisian mendatangi lokasi sungai tempat korban mandi dan ditemukan tenggelam di Bakalan, Purwosari.

PURWOSARI, Radar BromoHari itu rupanya menjadi hari terakhir bagi Derk, 7 (inisial), mandi di sungai. Bocah kelas 2 SD itu jatuh dan hanyut saat mandi di Sungai Babatan, Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Senin (23/4).

Jenazah Derk ditemukan mengambang oleh warga setempat di Sungai Babatan. Warga lantas segera membawa jasad korban ke Puskesmas Purwosari.

Kanitreskrim Polsek Purwosari Ipda Zahari menjelaskan, korban memang diketahui sering mandi di sungai Babatan bersama adiknya.

Dan hari itu, dia kembali mandi di sungai bersama adiknya Nes, yang masih usia 5 tahun. Keduanya mandi sekitar pukul 09.30.

Begitu sampai di sungai, korban mandi dengan cara terjun dari atas. Namun, begitu masuk ke sungai korban tidak muncul-muncul ke permukaan.

“Adik korban lantas berlari minta tolong ke warga sekitar untuk mencari kakaknya di sungai. Katanya, kakaknya tidak muncul-muncul,” terang Zahari.

Beberapa warga pun langsung mencari korban. Tidak lama kemudian, korban ditemukan mengambang sekitar tiga meter dari tempatnya terjun ke sungai.

“Korbannya anak kecil, kelas 2 SD. Ditemukan tewas tenggelam saat mandi di sungai,” terang Ipda Zahari.

Dari tempat kejadian perkara (TKP), beberapa warga lantas membawa korban ke Puskesmas Purwosari.

Dokter jaga di Puskesmas pun memeriksa korban untuk memastikan kondisinya.

Saat itu, dipastikan korban sudah meninggal dunia.

“Jasad korban lantas dibawa pulang ke rumah kakeknya di Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan untuk dimakamkan. Pada jasad korban tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan,” lanjutnya.

Menurut Ipda Zahari, orang tua korban menerima kematian korban sebagai musibah dengan membuat surat pernyataan.

Mereka tercatat sebagai warga Desa Blimbing, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.

Namun, selama ini mereka tinggal di Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. (zal/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#tenggelam #pasuruan #purwosari #bocah tenggelam #mandi di sungai