GEMPOL, Radar Bromo–Perjalanan Alfredo, 22, ke Surabaya berujung tragedi. Warga Desa Plintahan, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan itu meninggal usai alami kecelakaan maut di kawasan Bundaran Apollo, Gempol.
Insiden itu menimpa korban Selasa (26/3) sore. Ketika itu, korban dalam perjalanan ke arah Surabaya.
Sore itu, korban mengendarai motor Honda CBR dengan nopol N 6533 TZ, seorang diri.
Saat sampai di sisi barat Bundaran Apollo, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, korban hendak mendahului kendaraan di depannya.
Namun, korban salah perhitungan. Motornya tiba-tiba slip. Hal itu membuatnya jatuh.
Korban Alfredo jatuh ke arah kanan. Ironisnya, pada waktu hampir bersamaan, ada truk tronton nopol L 8196 UR yang melintas searah.
Lantaran jarak cukup dekat, petaka pun tak bisa dihindari. Tanpa bisa dicegah, tronton yang dikemudikan Kukuh, 48, asal Desa Gempol, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, melindasnya.
“Korban pengendara motornya tewas di lokasi kejadian. Ia mengalami luka pada kepala,” ujar Kanit Gakkum Iptu Achmad Kunaefi.
“Jenazahnya dievakuasi ke kamar mayat RS Bhayangkara, Watukosek, Kecamatan Gempol,” imbuhnya.
Usai kejadian, sopir tronton diamankan ke Mapolres Pasuruan untuk menjalani pemeriksaan.
Dari hasil olah TKP awal polisi, dugaan awal, pengendara motor kurang konsentrasi. Sehingga, terjadi kecelakaan tersebut.
“Masih kami dalami. Dugaan sementara, pengendara motor kurang konsentrasi berkendara,” jelas dia. (zal/one)
Editor : Muhammad Fahmi