PANDAAN, Radar Bromo - Nasib memilukan dialami kakak-beradik asal Kenep, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.
Keduanya terlibat kecelakaan saat berada di simpang tiga Bareng, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Sang kakak, Muhammad Mas Rizal, 16, meninggal dunia, usai dilindas dump truck. Sementara, si adik, M. Rivan Tri Andika, 16, selamat dalam insiden tersebut.
Insiden kecelakaan itu, menimpa keduanya, Kamis (22/2) sekitar pukul 09.45.
Ketika itu, dua bersaudara tersebut, melaju dari arah Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Keduanya mengendarai motor Honda Vario nopol N 4376 TBM, berboncengan.
Si adik, memegang kemudi motor. Sementara, sang kakak, dibonceng di belakang.
Hingga sampai di persimpangan Bareng, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan.
Kedua pelajar kelas X di salah satu SMK yang ada di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan tersebut, tertabrak mobil Toyota Avanza, yang keluar dari simpang tiga Bareng.
Mobil yang dikemudikan Mochammad Fauzi, 38, asal Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya itu, hendak belok ke kiri. Menuju Gempol, Kabupaten Pasuruan.
Akibatnya, pengendara motor jatuh ke aspal.
Ironisnya, saat bersamaan, muncul dump truck dari arah Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Dump truck yang dikemudikan Karwanto, 48, asal Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo itu, tak bisa menghindar.
Sang kakak, atau Muhammad Mas Rizal yang jatuh ke arah kanan, dilindas oleh dump truck. Korban pun meninggal di lokasi kejadian.
“Di TKP, motornya tertabrak mobil dulu. Lalu penumpang motornya jatuh ke kanan, terlindas dump truck yang berjalan searah. Korban, tewas di lokasi kejadian,” jelas Kanit Lantas Polsek Pandaan AKP Gatot Subroto.
Jenazah korban kemudian dievakuasi RS Bhayangkara, Watukosek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
Sementara, si adik tidak mengalami luka-luka.
“Penumpang dan pengendara motornya ini, saudara kandung dan kembar. Sebagai joki adiknya, dan yang dibonceng kakaknya. Statusnya masih pelajar di salah satu SMK ada di Kecamatan Gempol,” imbuhnya.
Gatot menyampaikan, kasus tersebut tengah ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan. Diduga, pengendara mobil kurang konsentrasi mengemudi. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin