GRESIK, Radar Bromo-Agenda ziarah wali limo, warga Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan berujung tragedi.
Itu setelah bus yang ditumpangi rombongan alami kecelakaan maut di ruas jalan pantura Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Sabtu malam (27/1).
Informasi yang dihimpun, Bus Tividi bernopol AB 7072 KN yang ditumpangi rombongan melaju dari arah utara atau dari arah Lamongan.
Saat sampai di lokasi kejadian, bus yang melaju dengan kecepatan tinggi oleng. Diduga menghindari kendaraan di depannya.
Saat itulah bus tertabrak dump truk bernopol L9310 UU dari arah berlawanan atau dari arah selatan.
Tabrakan adu banteng atau adu moncong pun tak bisa dihindari. Suara dentuman terdengar cukup keras.
Saking kerasnya tabrakan, nampak sisi depan bus pariwisata itu alami ringsek parah. Sejumlah kaca bus juga pecah hingga bagian kursi terlihat dari luar.
Hingga saat ini, polisi masih berada di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas yang sempat macet.
Kondisi bus dan truk yang tabrakan adu banteng pun masih dievakuasi.
Sampai berita ini ditulis, belum diketahui jumlah korban secara pasti. Hanya dari rekaman video yang beredar, nampak sejumlah korban tergeletak di jalan. Serta puluhan orang alami luka-luka.
Rombongan Perjalanan Pulang
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, rombongan bus itu merupakan warga satu kampung di Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan.
Mereka berangkat dari Pandaan, Sabtu (27/1). “Bismilah wali 5,” begitu status WA salah satu rombongan bus, Joni sebelum berangkat sambil memotret suasana dalam bus.
Nah, usai dari Tuban, rombongan hendak perjalanan pulang. Lewat jalur pantura via Bungah, Gresik.
“Arah moleh. Tadi berangkat jam 06.00 an,” ujar Joni, 42, salah satu penumpang yang alami luka-luka saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo.
Joni tak tahu persis kronologi kejadiannya. “Saya sendiri luka ringan di kepala,” kata Joni.
Kepala Joni sendiri alami beberapa jahitan. Sejumlah korban sendiri selain dirawat di Puskesmas Bungah, juga ada yang dirawat di RS Ibnu Sina, Gresik.
Saat ini kondisi rombongan disebutkan Joni masih syok. Petugas berupaya menenangkan para penumpang. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi